radarlampung.co.id-Perilaku menyimpang remaja tak boleh dibiarkan. Untuk menyikapi hal tersebut Universitas Teknokrat Indonesia bersama Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia menggelar Seminar Nasional Senin (22/4). Tema yang diangkat dalam seminar tersebut adalah \"Menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa dari Malapetaka Moral pada Perilaku Menyimpang Hubungan Seksual Sejenis\". Wakil Ketua Umum ICMI, Dr. Sri Astuti Buchari, M.Si. meminta kepada mahasiswa Teknokrat untuk menjadi partner ICMI demi menyelamatkan generasi muda penerus. Menurutnya, saat ini para generasi mempunyai orientasi seksual sudah tidak malu-malu dalam menunjukkan identitasnya. \"Untuk itu, seminar ini akan mengupas pendekatan-pendekatan generasi untuk menghindari hal tersebut, mencarikan solusi, lalu mencari solusi, mengupas tentang penyakit-penyakit yang ditularkan dari hubungan seksual sejenis. Dan kita berharap, adik-adik BEM dapat mendeteksi secara dini adanya kelompok-kelompok tersebut,\"ujarnya saat menyampaikan sambutan. Prof Dr. Aida Vitayala Sjafri Hubies, salah satu pembicara mengatakan, di generasi apapun, keluarga sebagai unit terkecil dari suatu sistem sosial masyarakat. Dimana, posisi keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan watak, dan kepribadian. \"Posisi primer keluarga, memiliki peran yang sangat penting sebagai ranah utama dan pertama sosialisasi di dalam membentuk kepribadian watak, moral dan etika anggota keluarga sesuai dengan etika dan norma yang berlaku,\"ujar Aida saat menyampaikan materinya. Ia menekankan, yang terlahir sebagai laki-laki sampai lansia pun tetap laki-laki, begitupun sebaliknya. \"Karena buah pernikahan dari seorang perempuan dan laki-laki adalah keturunan. Dengan lahirnya keturunan, tidak akan memutus keturunan keluarga. Karena itu tugas keluarga dan pendidik untuk memberikan pemahaman tentang dampak dari penyimpangan seksual,\"tukasnya. Sementara, dr. Hanny, Sp.KK, FINSDV, FAADV menjelaskan, perilaku seks beresiko infeksi, biasanya dilakukan di usia muda atau berganti-ganti pasangan. Ia menambahkan, dampak kesehatan dari perilaku menyimpang yaitu dapat terinfeksi HIV AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS). \"Jika sudah terinfeksi HIV, harus selalu minum obat untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Jika tidak minum obat, daya tahan tubuh akan terus turun , dan dapat beresiko pada AIDS. Jika ada tanda-tanda atau gejala HIV, seperti demam yang tidak diketahui, berat badan terus menurun, infeksi jamur pada mulut, agar langsung melakukan pemeriksaan dini,\" pungkasnya. (rur/wdi)
Sikapi Perilaku Menyimpang Remaja, Teknokrat dan ICMI Gelar Semnas
Senin 22-04-2019,17:05 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-07-2026,11:13 WIB
New Honda Vario Evo 160 Model 2026 Resmi Mengaspal, Berikut Daftar Harga dan Simulasi Kreditnya
Minggu 05-07-2026,13:58 WIB
Vivo Pad 5c Resmi Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasi Lengkap Tablet Snapdragon 8s Gen 3 dengan Layar 144Hz
Minggu 05-07-2026,22:44 WIB
Pendidikan di Lampung Tunjukkan Tren Positif, RLS dan HLS Terus Meningkat dalam Satu Dekade
Minggu 05-07-2026,12:30 WIB
Ratusan Peserta Lolos SNBP dan SNBT Itera Mundur, Kesempatan Emas Lewat Jalur Mandiri SMT
Minggu 05-07-2026,13:39 WIB
Ekspor Melambat, Neraca Perdagangan Lampung Tetap Surplus US$251 Juta
Terkini
Senin 06-07-2026,06:01 WIB
Shopee Hadirkan Belanja Instant 1 Jam Tiba, Belanja Sat Set dengan Diskon hingga 50 Persen
Minggu 05-07-2026,22:44 WIB
Pendidikan di Lampung Tunjukkan Tren Positif, RLS dan HLS Terus Meningkat dalam Satu Dekade
Minggu 05-07-2026,21:51 WIB
Teknokrat Borong Juara di PEKSIMIDA Lampung 2026, Dua Wakil Lolos ke PEKSIMINAS
Minggu 05-07-2026,18:38 WIB
Pemprov Lampung Pastikan Dua Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Pekan Depan
Minggu 05-07-2026,17:56 WIB