radarlampung.co.id – Terduga teroris KS (35) alias BS yang diamankan gabungan Polda Lampung dan Polres Lampung Utara pernah dideportasi dari Turki. Lelaki yang tinggal di Gunungrejo, Kecamatan Wayratai, Pesawaran itu diciduk saat berada dikediaman kerabatnya di Tatakarya, Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara, Jumat (22/3). KS diduga terlibat jaringan Jamaah Ansrahut Daulah (JAD) dan simpatisan ISIS dibawah pimpinan Ujang. Ia sudah ditangkap terlebih dahulu. Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono membenarkan penangkapan tersebut. Dari KS, tim gabungan mengamankan barang bukti satu unit ponsel. ”Ia diduga terlibat jaringan JAD,” kata Budiman. Sementara Kepala Desa (Kades) Gunungrejo, Kecamatan Wayratai Suranto membenarkan, KS alias AS adalah warganya. Pascapenangkapan dua rekannya beberapa waktu lalu, KS menghilang. Kediamannya hanya dihuni oleh istri dan anaknya. ”Kamis kemarin (21/3), ada polisi yang datang ke rumah KS. Mereka menyita kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP),” kata Suranto kepada radartvnews.com (grup Radarlampung.co.id). Dilanjutkan, sehari-hari KS berprofesi sebagai petani. Jika ada kegiatan di desa, ia ikut bergabung. ”Kalau ada gotong royong, dia (KS, Red) ikut. Tapi ala kadarnya saja,” ujarnya. Sebelumnya Densus 88 Mabes Polri menangkap dua terduga teroris, SM (38) dan WA (23. Warga Kecamatan Wayratai, Pesawaran itu diamankan dari lokasi terpisah, (12/7/2018). SM yang merupakan warga Desa Poncorejo diamankan saat berada di sawah miliknya, sekitar pukul 14.30 WIB. Satu jam kemudian, WA, yang tinggal di Desa Gunungrejo, diciduk dikediamannya. Dari hasil pemeriksaan, keduanya diduga anggota Jamaah Ansrahut Daulah (JAD). Penangkapan tersebut merupakan rangkaian pengembangan kasus sebelumnya. Awalnya Densus 88 mengamankan MS (43), di Desa Karanganyar, Jatiagung, Lampung Selatan, Jumat (22/6). Dari sini, petugas menciduk Hr (46), di Desa Rejosari, Natar, Senin (25/6). Kemudian ia dilepaskan karena tidak terbukti terlibat jaringan terorisme. (fer/ais)
Terduga Teroris Asal Wayratai Dideportasi Dari Turki
Sabtu 23-03-2019,20:28 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 29-08-2026,08:38 WIB
Seruan 'Kabur Aja Dulu' Jadi Alarm, Pemuda Lampung Diajak Buktikan Cinta Indonesia
Sabtu 29-08-2026,14:50 WIB
Update Emas Antam 29 Agustus 2026: Turun Jadi Rp2.670.000 per Gram, Waktunya Buy on Dip
Sabtu 29-08-2026,16:15 WIB
Teknokrat Gandeng Parul University India Bekali Siswa SMKN 1 Bandar Lampung Kuasai AI
Sabtu 29-08-2026,16:55 WIB
PH Eks Kepala BKPSDM Metro Bantah Kliennya Mangkir, Saat Dipanggil Kembali Polda
Terkini
Sabtu 29-08-2026,16:55 WIB
PH Eks Kepala BKPSDM Metro Bantah Kliennya Mangkir, Saat Dipanggil Kembali Polda
Sabtu 29-08-2026,16:15 WIB
Teknokrat Gandeng Parul University India Bekali Siswa SMKN 1 Bandar Lampung Kuasai AI
Sabtu 29-08-2026,14:50 WIB
Update Emas Antam 29 Agustus 2026: Turun Jadi Rp2.670.000 per Gram, Waktunya Buy on Dip
Sabtu 29-08-2026,08:38 WIB
Seruan 'Kabur Aja Dulu' Jadi Alarm, Pemuda Lampung Diajak Buktikan Cinta Indonesia
Jumat 28-08-2026,19:01 WIB