RADARLAMPUNG.CO.ID - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima audinesi dari Star Energy Tentang Panas Bumi di Dalam Wilayah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung Barat (Lambar) di ruang kerjanya, Jumat (13/9). Di dalam rapat ini, Arinal meminta pembangkitan sumber energi listrik tetap aman di lingkungan tersebut karena berada di taman nasional. \"Pada prinsipnya kan kita punya sumber daya alam dalam bentuk biotermal yang begitu potensi di wilayah taman Nasional, tapi kan ini kan tidak mudah. Karena ada beberapa tahapan proses yang harus kita lakukan. Tentu penanganan harus maksimal karena bagaimana juga kita harus memanfaatkan energi yang tingkat polusinya kecil,\" sebut Arinal. Bahkan di Lambar terdapat potensi energi cukup besar, mencapai 495 mega watt. Arinal menyebut, energi listrik ini bisa memberikan solusi di dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik di Lampung lebih kurang 500 mega watt yang defisitnya, apalagi kalau malam hari. \"Lambar punya potensi, tetapi dia juga nggak bisa menikmati. Menurut saya, masih ada beberapa wilayah di Lambar yang belum terjangkau. Oleh karena itu, saya dengan Bupati Lambar sepanjang tidak menyalahi aturan selalu memudahkan pelaksanaan (pembangkit energi) yang bisa termanfaatkan yang bisa membuat masyarakat itu bisa lebih sejahtera,\" tambah Arinal. Kepada Bupati Lambar Parosil Mabsus, Arinal menugaskan untuk sebelum sampai ke tingkat pusat, di bawah harus diselesaikan. \"Mudah-mudahan 24 September saya akan turun. Jadi mudah-mudahan ini solusi energi masa depan Lampung agar lebih bangkit,\" tambahnya. Sementara Parosil yang turut hadir mengharapkan dukungan kepada pemerintah provinsi terkait dengan panas bumi yang ada di kabupaten Lambar. \"Saat ini ada tiga titik, di Sekincau dan Suoh. Terbesar di Sekincau dengan potensi 495 mega watt. Kami berharap Pemprov memberikan dukungan atas kegiatan yang akan dilakukan oleh PT Star Energy,\" tambahnya. Parosil menegaskan, Pemkab Lambar meminta Pemprov mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PT Star Energy karena PT Star Energy sekarang ini akan melaksanakan survei sesuai dengan keputusan dari kementerian lingkungan hidup. \"Kalaupun nanti sudah survei dan hasilnya memang akan menguntungkan terkait dengan persoalan ekonomi, dan tidak merusak tata kelola hutan yang ada di taman Nasional maka akan diberikan izin,\" tandasnya. (rma/sur)
Lambar Simpan Potensi Energi 495 Mega Watt
Sabtu 14-09-2019,06:23 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-07-2026,08:11 WIB
iQOO Pad 5c Resmi Meluncur, Tablet Snapdragon 8s Gen 3 dengan Layar 144Hz dan Baterai 10.000mAh
Kamis 02-07-2026,21:35 WIB
Warga Brutal Diduga Bunuh Tapir yang Viral di Jalanan Mesuji, Polisi Buru Pelaku
Kamis 02-07-2026,17:58 WIB
Infinix XPAD WiFi Jadi Tablet Rp2 Jutaan yang Menarik, Layar 90Hz dan Memori 256GB Jadi Andalan
Kamis 02-07-2026,11:02 WIB
Lewat Nobar Piala Dunia, Pemprov Lampung Hidupkan UMKM dan Ruang Publik
Kamis 02-07-2026,07:55 WIB
All New Mitsubishi Pajero 2026 Terungkap, Kabin Digital Baru dan Platform Triton Jadi Andalan
Terkini
Kamis 02-07-2026,21:35 WIB
Warga Brutal Diduga Bunuh Tapir yang Viral di Jalanan Mesuji, Polisi Buru Pelaku
Kamis 02-07-2026,21:19 WIB
Mantap! UKM Karate Teknokrat Borong Delapan Emas di Indonesia Open Karate Championship 2026
Kamis 02-07-2026,20:13 WIB
Tak Lolos SPMB, Wali Kota Jamin Siswa Tetap Bisa Bersekolah di SMP Negeri
Kamis 02-07-2026,18:47 WIB
Tapir Lintasi Jalan Register 45 Mesuji, BKSDA Telusuri Kondisi Habitat Satwa Dilindungi
Kamis 02-07-2026,18:24 WIB