radarlampung.co.id-Banjir melanda wilayah di Kecamatan Bekri Lampung Tengah. Penyebabnya lantaran luapan sungai Waytipo pasca hujan deras membuat tanggul jebol. Kepala BPBD Lamteng Guntur Napitupulu menyatakan banjir mengakibatkan 80 rumah terendam air. \"Data sementara ada 80 rumah terendam banjir di Kampung Gorasjaya dan Sinarbanten. Kemudian sekitar 40 hektare sawah terendam banjir,\" katanya rabu (27/3). Rinciannya, kata Guntur, di Kampung Gorasjaya ada 40 rumah di Dusun V dan VI. \"Di Gorasjaya 40 rumah serta sawah dan ladang sekitar 40 hektare di Dusun V dan IV. Kemudian di Sinarbanten ada 15 rumah terendam banjir,\" ujarnya. Guntur melanjutkan, pihaknya sudah turun ke lokasi banjir. \"Kita sudah lokasi. Standby 24 jam. Tak ada korban jiwa,\" ungkapnya. Terkait bantuan bagi korban banjir, kata Guntur, sudah dikirim. \"Kita sudah kirim bantuan air minum dan mi instan. Bantuan seadanya. Kita akan inventarisasi,\" katanya. Sedangkan Kepala Dinas Sosial Lamteng Zulfikar Irawan menyatakan bencana banjir ini masih dimonitor. \"Masih dimonitor hingga tiga hari ke depan. Apakah banjir terus berlanjut atau surut. Kita akan buatkan dapur umum. Kita siap standby hingga banjir benar-benar surut,\" ungkapnya. (sya/wdi)
Banjir di Lamteng, 80 Rumah Terendam
Rabu 27-03-2019,20:01 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,13:16 WIB
Harga Emas Turun Tajam 2026, Penyebab Utama dan Prospek Jangka Panjang
Rabu 01-04-2026,14:21 WIB
Ratusan Peluang Kerja Jepang, Wagub Lampung Minta Program Dikebut
Rabu 01-04-2026,15:35 WIB
Pemkot Bandar Lampung Rancang Bantuan Modal Untuk Koperasi Merah Putih
Rabu 01-04-2026,16:08 WIB
Jutaan Kendaraan Lintasi JTTS Musim Lebaran 2026
Terkini
Kamis 02-04-2026,10:33 WIB
SPT Tahunan 2026 Diperpanjang hingga April, Wajib Pajak Tak Perlu Khawatir Denda
Kamis 02-04-2026,10:20 WIB
IHSG Melemah 0,58 Persen ke 7.142 Pagi Ini, Pasar Masih Dibayangi Tekanan Jual
Kamis 02-04-2026,09:35 WIB
Pemkab Pringsewu Gandeng PT Celebes Hidro Power, Optimalkan Bendungan Way Sekampung untuk Energi Listrik
Kamis 02-04-2026,08:52 WIB