radarlampung.co.id - Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona, khususnya di Lampung. Kantor Perwakilan Abnk Indonesia (KPw BI) provinsi Lampung telah meminta kepada seluruh perbankan di Lampung untuk melengkapi mesin ATM mereka dengan protokol kesehatan. Kepala KPw BI Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan menjelaskan, adapun protokol kesehatan yang dimaksud salah satunya dengan melengkapi setiap mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mereka dengan handsanitizer baik yang berada di dalam maupun di luar area kantor perbankan. “Saya sudah menyurati teman-teman perbankan untuk meminta mereka memastikan bahwa di seluruh ATM baik yang dilingkungan kantornya maupun di luar area kantor itu bisa memenuhi protokol kesehatan. Termasuk distancing ketika orang mengantri mengambil uang itu diberikan jarak,“ kata Budi. Lebih jauh Budi mengatakan, dari hasil pantauan tim BI di lapangan, beberapa perbankan memang telah memenuhi permintaan BI tersebut, dengan menyediakan handsanitizer di masing-masing mesin ATM mereka. Hal ini dilakukan, sebab uang tunai dianggap menjadi salah satu sarana penyebaran virus secara tidak langsung. “Di samping itu juga nanti kita minta supaya (botol handsanitizer, red) bisa di lem di mesinnya, untuk menghindari jika ada tangan-tangan yang tidak bertangung jawab. Kami juga keliling untuk memeriksa satu-satu dan memastikan (ATM, red) sudah dilengkapi dengan protokol kesehatan,“ katanya. Lebih jauh dia mengatakan, guna meminimalisir peredaran uang kertas, Gubernur BI telah memutuskan untuk mendorong masyarakat agar lebih memanfaatkan transaksi non-tunai dari berbagai chanel. Baik itu digital, uang elektronik, Qris, dan lain-lain yang bisa semakin masif untuk digunakan. “Apalagi kita sudah memberikan berbagai kemudahan, salah satunya untuk penggunaan Qris biasanya ada dikenakan MDR (merchand diskon rate) untuk merchand 0,7 persen, untuk sekarang diberbaskan jadi free sampai Desember 2020 nanti. Jadi ini sangat menarik bagi masyarakat,“ tandasnya. Hal ini, sambung dia, juga telah diupayakan oleh masing-masing perbankan untuk semakin gencar mensosialisasikan penggunaan non-tunai. “Apalagi sekarang ini masyarakat yang sudah menyadari sekarang lebih senang untuk melakukan transfer uang saja, dan ngga perlu nongkrong di bank untuk narik uang,“ pungkasnya. (Ega/yud)
BI Minta ATM dilengkapi Handsanitizer
Jumat 24-04-2020,18:49 WIB
Editor : Yuda Pranata
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,13:32 WIB
Suzuki Karimun 2026 Tampil Lebih Modern, Intip Desain Interior Terbarunya
Rabu 01-07-2026,18:01 WIB
Smartphone Nothing Phone 4b Bocor, Pakai Snapdragon 6 Gen 4 dan Baterai 6.000mAh
Rabu 01-07-2026,18:18 WIB
Lantik Kepala Biro Adpim, Jihan Tekankan Penguatan Sinergi Antar perangkat Daerah
Rabu 01-07-2026,19:05 WIB
19 Petinju Indonesia Siap Berlaga di Kejuaraan Tinju Asia U-19 dan U-23 2026 Jakarta
Terkini
Kamis 02-07-2026,11:02 WIB
Lewat Nobar Piala Dunia, Pemprov Lampung Hidupkan UMKM dan Ruang Publik
Kamis 02-07-2026,08:11 WIB
iQOO Pad 5c Resmi Meluncur, Tablet Snapdragon 8s Gen 3 dengan Layar 144Hz dan Baterai 10.000mAh
Kamis 02-07-2026,07:55 WIB
All New Mitsubishi Pajero 2026 Terungkap, Kabin Digital Baru dan Platform Triton Jadi Andalan
Kamis 02-07-2026,06:46 WIB
Inggris Lolos Dramatis ke 16 Besar, Lionel Mpasi Nyaris Gagalkan Langkah The Three Lions
Kamis 02-07-2026,06:25 WIB