RADARLAMPUNG.CO.ID - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan surat nomor B/RG.0102.3.32.03.22.118 tanggal 10 Maret lalu. Di mana surat tersebut berisikan hasil uji coba vaksin Astrazeneca yang sudah memasuki expired date (kadaluarsa) telah dilakukan uji stabilisasi. Bersama Biofarma, dalam pengecekan tersebut menghasilkan vaksin masih memenuhi syarat untuk kembali digunakan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, pada Jumat (10/3). \"Jadi dari hasil uji stabilisasi yang dilakukan oleh pihak Biofarma dan BPOM untuk dilihat apakah vaksin ini masih memenuhi syarat untuk dilakukan penyuntikan kembali dan setelah dilakukan uji stabilisasi ternyata hasil vaksin yang expired ini dikeluarkan surat dari Balai POM nomor B/RG.0102.3.32.03.22.118 tanggal 10 Maret 2022 tentang rekomendasi perpanjangan save live vakseveria untuk AstraZeneca,\" beber Reihana. Memang, dia mengatakan vaksin sebenarnya memiliki masa kadaluarsa selama enam bulan. Namun, karena pandemi Covid-19 saat ini pemerintah tetap berhati-hati agar vaksin cepat dikonsumsi. Maka dibuatlah masa kadaluarsa nya kurang dari enam bulan. Sehingga, bukan berarti vaksin Astrazeneca sebanyak 170 ribu di Lampung dan 18 juta se cara nasional tersebut dipaksakan untuk kembali digunakan. \"Melainkan pemerintah ingin cepat pelaksanaan penggunaan vaksinnya. Sehingga pemakaian nya di percepat. Tapi memang masih layak dipakai seperti tidak berubah warna,\" bebernya. Maka, masa kadaluarsa vaksin Astrazeneca sebanyak 170 ribu dosis tersebut diperpanjang sampai tiga bulan kedepan. Saat ini vaksinnya masih berada di penyimpanan milik Dinas Provinsi Lampung. \"Karenanya kami mengimbau ya, agar masyarakat itu segera mendapatkan vaksin lengkap. Diberbagai daerah sudah dipermudah, seperti melakukan door to door, kami bergerak bersama TNI/Polri,\" bebernya. Apalagi, vaksinasi saat ini telah diperbolehkan secara heterogen. Sehingga jika masyarakat pada vaksin pertama Sinovac sudah sulit mencari untuk dosis kedua, bisa dengan vaksin lainnya. \"Kita harapkan, dengan percepatan vaksinasi ini dapat membantu mengurangi gejala yang ditimbulkan jika terkonfirmasi Covid-19. Apalagi saat ini ada varian Omicron ya, dapat menularkan lebih cepat,\" tandasnya. (rma/yud)
BPOM Perpanjangan Masa Ekspired Vaksin Astrazeneca
Jumat 11-03-2022,16:53 WIB
Editor : Yuda Pranata
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 01-09-2026,09:12 WIB
Promo Minyak Goreng Hemat Alfamart 1–6 September 2026: SunCo, Sania, hingga Bimoli Turun Harga
Selasa 01-09-2026,12:16 WIB
Gerbong Mutasi Pemprov Lampung Bergerak, 4 Pejabat Eselon II Bergeser
Selasa 01-09-2026,07:01 WIB
Rekomendasi 5 Kamera Mirrorless Terbaik di Bawah Rp5 Juta untuk Kebutuhan Vlogging dan Fotografi Pemula
Selasa 01-09-2026,08:00 WIB
Bapenda Lampung Perpanjang Program Keringanan Pajak dan Balik Nama Kendaraan hingga 31 Oktober 2026
Selasa 01-09-2026,07:38 WIB
Lampung Siaga Karhutla, BMKG Pantau 133 Titik Panas Tersebar di 12 Kabupaten: Tubaba hingga Lamsel
Terkini
Rabu 02-09-2026,04:46 WIB
Rekomendasi Tablet 2 Jutaan Terbaik 2026: Pilihan Serbaguna Buat Gaming, Kerja, dan Kebutuhan Kuliah
Rabu 02-09-2026,02:02 WIB
Promo Spesial Akhir Pekan di Chandra Superstore, Mulai dari Kebutuhan Dapur hingga Rumah Tangga
Rabu 02-09-2026,01:55 WIB
Edukasi Keuangan OJK: Mengapa Anak Muda Usia 20-an Wajib Mulai Memikirkan Tabungan Pensiun Hari Ini
Rabu 02-09-2026,00:07 WIB
Banjir Promo, Chatime Beli 1 Gratis 1 Hari Pelanggan Nasional 2026 Untuk Pembelian Instore F&B ID App
Selasa 01-09-2026,22:00 WIB