RADARLAMPUNG.CO.ID - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, diharapkan dapat menjadi pioner dalam pengenalan gas alam kepada masyarakat Lampung. Fokus utama gas bumi yakni sejumlah hotel-hotel yang baru berdiri, apartemen, industri makanan dan minuman, serta kendaraan transportasi. Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, Sabaruddin mengatakan, kemampuan pelayanan gas bumi terhadap sektor industri yakni sebesar 700 ribu meter kubik per bulan. Namun, jumlah yang tersalur baru sekitar 20 ribu meter kubik per bulan. \"Kita juga berharap angka ini sesegara mungkin bisa meningkat dengan signifikan. Terlebih ada begitu banyak kendaraan yang bisa dikonversi,\" kata Sabaruddin ditemui di SPBG PGN di Jl. Soekarno Hatta, Bandarlampung, Jumat (22/3). Selain itu, sambung dia, jika dibandikan dengan BBM jenis premium, harga CNG tersebut lebih murah dengan selisih sekitar Rp2 ribu. “Harga CNG ini sebesar Rp4.500 per liter setara premium (lsp), sedangkan BBM jenis premium seharga Rp6.450 per liter. Jadi dengan menggunakan CNG, pengendara bisa menghemat biaya bahan bakar Rp2 ribu,\" jelasnya. Sedang untuk tipe kendaraan yang menjadi target sasaran penggunaan CNG, saat ini baru kendaraan-kendaraan yang menggunakan bahan bakar berjenis premium dan pertamax, khususnya roda dua dengan konsumsi bahan bakar yang tinggi. Seperti taxi online, taxi bandara dan lain-lain. Komisaris Utama PT Gagas Energi Indonesia, Wahyudi Anas menambahkan, efisiensi penggunaan CNG hampir sebesar 50 persen. Untuk saat ini pengelolaan gas bumi memang masih minim dan masih harus disosialisasikan lebih jauh kepada masyarakat. \"Pertanyaan yang paling banyak datang dari masyarakat biasanya seputar kemananan dan lain-lain. Tapi masyarakat tidak perlu hawatir karena dalam penggunaan gas bumi ini, kita telah menggunakan teknologi tinggi sehingga tidak akan mengganggu atau memberikan kendala pada mesin kendara,\" katanya. Selain itu, kendaraan yang dikonversi menggunakan CNG juga masih dapat menggunakan BBM sebagai bahan bakar sampingan. Sehingga ketika kendaraan tersebut kehabisan CNG, dapat langsung digantikan dengan BBM tanpa harus mengubah aliran ataupun mematikan mesin kendaraan. \"Harapan kita, kedepannya bisa bekerjasama dengan Pemda Lampung untuk mengakomodir kendaraan kedinasan yang masih menggunakan BBM pertamak, agar dapat pelan-pelan beralih menggunakan gas bumi,\" pungkasnya. (ega/kyd)
Pakai CNG PGN Lebih Hemat 50 Persen
Jumat 22-03-2019,20:25 WIB
Editor : Kesumayuda
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,11:23 WIB
Punya Budget Rp90 Jutaan, Ini 8 Mobil Bekas Paling Masuk Akal di 2026
Senin 06-04-2026,15:35 WIB
Tingkatkan Target Pendapatan Daerah, Samsat Rajabasa Nilai WFH Tidak Ganggu Pelayanan
Senin 06-04-2026,14:56 WIB
5 Kandidat Intip Lelang 3 Jabatan Strategis Pemprov Lampung
Senin 06-04-2026,15:09 WIB
Elnusa Perkuat Transformasi sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25 Persen
Senin 06-04-2026,13:30 WIB
Link Live Streaming Napoli vs AC Milan: Partenopei vs Rossoneri Berebut Takhta Serie A
Terkini
Selasa 07-04-2026,09:35 WIB
5 Mahasiswa IIB Darmajaya ‘Invasi’ Tiongkok, Siap Serap Ilmu Teknologi di NTVU
Selasa 07-04-2026,09:02 WIB
Alfamart Tebar Promo GGS, Ganteng Maksimal Modal Minim Sampai 15 April 2026
Selasa 07-04-2026,08:40 WIB
Persiapan Fisik Jemaah Haji Lansia, Kunci Tetap Bugar Jalani Ibadah di Tanah Suci
Selasa 07-04-2026,07:16 WIB
Chandra Superstore Gulirkan Promo Banded Pick of the Week, Cek Daftar Produk Hematnya
Selasa 07-04-2026,03:54 WIB