radarlampung.co.id-Partai Amanat Nasional (PAN) terkesan ambisius untuk menjadi bagian penting dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak delapan daerah di Lampung tahun ini. Setelah memberikan rekomendasi awal kepada bakal calon bupati dan wakil bupati Lampung Tengah Musa Ahmad-Ardito Wijaya, kemarin (10/1) hal sama juga mereka lakukan terhadap pasangan Raden Adipati Surya-Edward Anthony untuk Pilkada Waykanan. Bermodalkan empat kursi di DPRD Waykanan menjadi keuntungan bagi PAN bila bisa berkoalisi dengan Partai Demokrat. Hal tersebut lantaran Denokrat menjadi partai politik penguasa di Waykanan dengan mengantongi sebelas kursi. Sebenarnya, Demokrat sudah bisa menjadi kontestan meski tidak perlu berkoalisi. Ketua DPW PAN Lampung Irfan Nuranda Djafar mengatakan, ada beberapa pertimbangan mengapa tiket awal rekomendasi berupa surat tugas ini jatuh kepada Adipati dari Tim Pilkada DPP PAN. Diantaranya, Adipati dianggap orang yang memimpin daerah. Pada Pilkada 2015, PAN memang mengusung pasangan Adipati-Edward. Selain itu, Edward juga memang wakil ketua DPW PAN Lampung. \"Elektabilitas dan popularitasnya juga tinggi. Beberapa pertimbangan itu, yang membuat tim pilkada pusat menjatuhkan rekomendasi ini ke petahana,\" ucapnya, Jumat (10/1). Irfan melanjutkan, surat tugas ini bukan mutlak rekomendasi. Lantaran, surat tugas berisi agar pasangan ini mencari koalisi dan konsolidasi antarpartai. Jika koalisi dan konsolidasi oleh Adipati optimal, maka DPP PAN akan mengeluarkan rekomendasi penuh yang ditandatangani langsung oleh ketua umum PAN. \"Jika penilaiannya tidak berhasil maka bisa saja usungan pilkada dari PAN berubah,\" ujarnya. Sementara, Adipati tidak menutup kemungkinan koalisi dengan PAN bisa terjadi lagi pada Pilkada 2020. Selama ini, dia tidak hanya melakukan komunikasi dengan PAN, akan tetapi dengan seluruh partai politik. \"Intens juga tentu komunikasi dengan DPD PAN Waykanan,\" kata dia. Sementara, Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Imer Darius mengapresiasi langkah PAN dalam memberikan surat tugas ini. Sudah barang tentu akan dilakukan komunikasi terlebih dahulu terkait bagaimana teknis koalisinya. \"Sebab, pemberi keputusan final ada di DPP. Tentunya dengan adanya ini juga akan dibahas di DPD dan di DPP. Kemungkinan-kemungkinan bisa terjadi melihat dinamika yang ada,\" ucapnya. Pada bagian lain, Adipati akan bertarung dalam memperebutkan rekomendasi sebagai calon bupati dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Rina Marlina. Sementara kandidat lainnya, Juprius, tidak ikut berkompetisi di PKS. Baik Adipati maupun Rina sama-sama optimistis akan diusung oleh partai yang mengklaim diri sebagai partai dakwah tersebut. (abd/dna)
Pilbup Waykanan, Adipati-Edward Anthony Kantungi Rekom PAN
Jumat 10-01-2020,23:02 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,10:40 WIB
Pensiunan AKBP Disebut Ikut Diamankan Polda Lampung Bersama Delapan Debt Collector
Senin 29-06-2026,06:55 WIB
Harga Honda Vario EVO 160 Terbaru, Ini Spesifikasi dan Fitur Lengkapnya
Senin 29-06-2026,07:01 WIB
Huawei MatePad Mini Segera Masuk Indonesia, Tablet Tipis 5,2 Mm untuk Kerja dan Hiburan
Senin 29-06-2026,15:34 WIB
Penjualan Kendaraan Baru Melonjak, Jadi Sinyal Ekonomi Lampung Kian Bergairah
Senin 29-06-2026,13:46 WIB
PMII Lampung Bawa Tujuh Tuntutan, Soroti Ekonomi hingga Dugaan Mafia Proyek
Terkini
Senin 29-06-2026,18:54 WIB
Resmikan NUSA di Pasir Sakti, PTBA Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat
Senin 29-06-2026,18:27 WIB
Bupati Pesawaran Nanda Indira Absen di Sidang Korupsi SPAM, Kuasa Hukum Dendi Ramadhona Minta Hadir via Zoom
Senin 29-06-2026,18:07 WIB
Jadi Kurir Ganja Lintas Provinsi, Pria Asal Pringsewu Diamankan Polisi, Ini Upah yang Dijanjikan
Senin 29-06-2026,17:59 WIB
Dukung Swasembada Jagung dan Kendalikan Inflasi, Kelompok Tani di Gadingrejo Terima Bantuan Alsintan
Senin 29-06-2026,17:53 WIB