RADARLAMPUNG.CO.ID -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur mengkritisi rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun anggaran 2020. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna tentang pandangan umum fraksi terhadap RAPBD 2020, Senin (18/11). Juru bicara fraksi PDIP Antonius Gatot mengungkapkan, perbandingan antara belanja tidak langsung dan belanja langsung pada RAPBD 2020 masih belum berimbang. Yaitu, 65 persen untuk belanja tidak langsung dan 35 persen untuk belanja langsung. “Butuh kajian yang mendalam agar perbandingan antara belanja tidak langsung dan belanja langsung tidak begitu mencolok,” saran Antonius Gatot melalui rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Ali Johan Arif. Selanjutnya, Fraksi PKS melalui juru bicaranya Awal Riadi juga berharap agar porsi belanja langsung perlu ditingkatkan. “Perlu ada upaya kuat dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menjalankan program pembangunan yang memenuhi azas efektif, efisien, merata dan berkeadilan,” harap Awal Riadi. Selanjutnya, fraksi PKB melalui juru bicaranya Wajid Husni berharap agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja lebih keras dan tepat waktu dalam menyelesaikan rencana kerja anggaran. “Itu agar penyerapan anggaran tidak selalu dikerjakan menjelang akhir tahun anggaran,” kata Wajid Husni. Sementara Fraksi Golkar melalui juru bicaranya Fahrudin berharap Pemkab Lamtim fokus pada pembangunan infrastruktur. “Pembangunan infrastruktur menjadi urat nadi vital dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” jelas Fahrudin. Sedangkan, Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya Nyoman Sariyase berharap agar Pemkab Lamtim beserta seluruh OPD bersikap proaktif terhadap pelaksanaan program yang telah direncanakan melalui RAPBD 2020. Senada disampaikan jur bicara fraksi Gerindra M. Zakwan dan juru bicara fraksi NasDem Agus Eka Jasutra. Sebelumnya, saat menyampaikanmenyampaikan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun 2020. Bupati Lamtim Zaiful Bokhari menyatakan, pendapatan Kabupaten Lampung Timur tahun 2020 mendatang diproyeksikan mencapai Rp2,203 triliun. Sedangkan, anggaran belanja diproyeksikan mencapai Rp2,328 triliun. ,Anggaran belanja itu akan dialokasikan untuk belanja tidak langsung Rp1,491 triliun. Kemudian, belanja langsung Rp837,379 miliar. (wid).
Fraksi DPRD Lamtim Kritisi RAPBD 2020
Senin 18-11-2019,17:50 WIB
Editor : Anggri Sastriadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,16:43 WIB
Isu Siswi Gugurkan Kandungan di SMP 23 Mesuji Dibantah, Sekolah Pastikan Informasi Hoaks
Kamis 16-07-2026,13:02 WIB
Diperiksa Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Honorer, Sekda Lamteng Welly Adiwantra Dicecar 40 Pertanyaan
Kamis 16-07-2026,11:27 WIB
Lampung Punya 950 KUPS, Baru 1 Persen yang Berstatus Unggul
Kamis 16-07-2026,11:17 WIB
Partai Final Piala Dunia 2026, Argentina Kalahkan Inggris Lewat Skor 2-1, Kemenangan Magis di Menit Akhir
Kamis 16-07-2026,17:51 WIB
Ratusan Peserta Ramaikan Youth Dialogue Studio di Teknokrat, Bahas Kepemimpinan dan SDGs
Terkini
Kamis 16-07-2026,18:55 WIB
Rekonstruksi Penusukan di Gudang Biliar Pringsewu Peragakan 22 Adegan, Ungkap Kronologi Kejadian
Kamis 16-07-2026,17:51 WIB
Ratusan Peserta Ramaikan Youth Dialogue Studio di Teknokrat, Bahas Kepemimpinan dan SDGs
Kamis 16-07-2026,17:28 WIB
Almira Nabila Fauzi Gelar Tebak Skor Final Piala Dunia 2026, Siapkan Hadiah Total Rp5 Juta
Kamis 16-07-2026,16:57 WIB
Rel Kereta 1.540 Meter Digondol Pencuri, Aset Negara Melayang Rp1,46 Miliar
Kamis 16-07-2026,16:43 WIB