radarlampung.co.id- Universitas Lampung targetkan tahun depan sudah dapat menerima mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Lampung. Hal tersebut menyusul pengajuan Unila untuk dapat membuka Program S1 Pendidikan Bahasa Lampung. Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Hasriadi Mat Akin mengatakan, jika nanti program studi Pendidikan Bahasa Lampung tersedia di Unila, akan banyak dampak positif yang dihasilkan, salah satunya pelestarian dan pengembangan budaya Lampung. Ditambah, saat ini Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk mengembangkan dan melestarikan budaya lokal. \"Di Unila ini kita sudah punya program studi budaya Lampung seperti seni tari, dan musik karawitan. Sehingga belum lengkap kalau belum ada S1 Bahasa Lampung. Itukan saling berkesinambungan. Jadi, ada tarinya, musiknya, dan bahasanya. Saya berharap tahun depan saat ajaran baru semua sudah siap, jangan sampai kita tidak dapat. Apalagi kemarin pemprov sudah datang langsung ke kementerian,\" kata Hasriadi, Kamis (24/10). Dikatakannya, penutur Bahasa Lampung di perkotaan menurutnya sudah mulai berkurang. Sehingga, perlu adanya pelestarian budaya Lampung melalui perguruan tinggi. \"Kan sekarang orang Lampung sendiri kadang kalau disuruh berbahasa Lampung malu. Janganlah sampai begitu. Ya buktinya ada keluarga Lampung yang tinggal di kota, anaknya tidak bisa lagi berbahasa Lampung. Itu nanti bisa hilang,” ujar Hasriadi. Ia menambahkan, jika nanti telah dibukanya S1 Bahasa Lampung, pihaknya berharap ada komitmen dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjamin lulusan S1 Bahasa Lampung dapat diterima bekerja di sekolah-sekolah. \"Saya berharap, suatu hari Bahasa Lampung menjadi bahasa sehari di Lampung seperti di Jawa ada sehari Bahasa Jawa. Tapi sekali kita buka bahasa Lampung, terus jangan sampai lulusannya tidak boleh kerja seni di Lampung. Mau dimana lagi, kan tidak mungkin di luar Lampung. Artinya harus ada komitmen gubernur untuk mengembangkan budaya Lampung. Sehingga kita butuh guru bahasanya,” pungkasnya. Sementara, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dr Sunyono mengatakan, pihaknya akan terus memantau terkait pengajuan usulan pembukaan Prodi Bahasa Lampung. \"Tentunya kita akan terus followup ke kementerian. Karena kita memang butuh guru bahasa Lampung di Lampung. Sebab, kita hitung, kita butuh sekitar 17 ribu guru bahasa Lampung untuk seluruh sekolah di Provinsi Lampung,\" tandasnya. (rur/wdi)
Prodi Bahasa Lampung Lestarikan Budaya Lokal
Kamis 24-10-2019,17:40 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 20-03-2026,14:15 WIB
Viral Hadis Keutamaan Ramadan di Mekkah, Shahih atau Palsu? Ini Penjelasan Ulama dan Ustadz Adi Hidayat
Jumat 20-03-2026,14:34 WIB
Suzuki e EVERY Meluncur, Mobil Listrik Kompak untuk Bisnis dan Jarak Tempuh 257 Km
Jumat 20-03-2026,14:14 WIB
Prompt Gemini AI Ciptakan Potret Selfie di Tepi Sungai, Wanita Berhijab dengan Nuansa Alam Tenang
Jumat 20-03-2026,17:17 WIB
Hingga H-2 Lebaran, Tercatat 380.379 Pemudik Asal Sumatera Tiba di Pulau Jawa
Jumat 20-03-2026,17:29 WIB
Presiden Imbau Hemat Energi, Pertamina Bagikan Tips Masak Efisien yang Bikin LPG Lebih Awet Saat Lebaran
Terkini
Sabtu 21-03-2026,12:19 WIB
Keamanan Kondusif, Gubernur Mirza Ajak Warga Perkuat Kebersamaan di Idul Fitri 1447 H
Sabtu 21-03-2026,11:57 WIB
Momen Spesial Idul Fitri 1447 H, Bunda Eva Salat Id di Masjid Al-Furqon Bersama Keluarga
Sabtu 21-03-2026,09:22 WIB
Perbedaan Penetapan Idul Fitri di Pringsewu Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Kedewasaan Beragama
Sabtu 21-03-2026,07:34 WIB
Harmoni Lebaran Bersama Penerbit Erlangga, Rayakan Kemenangan dengan Semangat Literasi
Jumat 20-03-2026,17:29 WIB