radarlampung.co.id-Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memanggil Duta Besar Australia di Jakarta, Gary Quinlan, untuk menyampaikan kecaman terhadap pernyataan salah satu senator Negeri Kanguru, Fraser Anning, yang menuduh imigran Muslim sebagai penyebab teror di masjid Selandia Baru. Juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, menuturkan Retno memanggil Gary ke kantornya pada Senin (18/3) pagi. \"Ibu Menlu telah memanggil dubes Australia untuk Indonesia pagi ini. Dalam pertemuan tersebut, Menlu mengecam keras pernyataan Senator Australia Fraser Anning. Pernyataan tersebut menunjukkan ketidakpahaman mengenai Islam,\" ucap Arrmanatha di Jakarta, Senin (18/3). Arrmanatha menilai, pandangan Anning terhadap Islam sangat picik. Menurutnya, menghubungkan Islam atau agama apa pun dengan kekerasan seperti terorisme adalah suatu pandangan yang salah. \"Pemikiran yang disampaikan senator Australia tersebut tidak pantas mendapat tempat di dunia modern seperti ini, baik di Australia, Indonesia, atau tempat manapun,\" katanya. Arrmanatha juga tak menutup kemungkinan pemerintah melarang senator dari negara bagian Queensland itu masuk ke Indonesia. Menurutnya, memberikan izin masuk warga negara asing, termasuk Anning, ke Indonesia sepenuhnya merupakan hak pemerintah. \"Sampai saat ini tidak ada rencana untuk yang bersangkutan untuk pergi ke Indonesia. Apabila ada rencana, adalah hak pemerintah untuk tidak berikan izin masuk bagi yang bersangkutan,\" ujarnya. Dalam pernyataannya pada Jumat (15/3), Anning mengatakan penyebab penembakan massal yang terjadi di dua masjid di pusat Kota Christchurch bukan aturan kepemilikan senjata yang lemah. Dia menganggap, program imigrasi yang yang mengizinkan kaum-kaum imigran Muslim fanatik tinggal di Selandia Baru menjadi penyebab utama teror terjadi. Dalam pernyataannya, Anning bahkan menyebut Islam sama dengan fasisme. \"Mari kita perjelas, ketika umat Muslim menjadi korban dalam kekerasan hari ini, biasanya mereka lah yang menjadi pelaku. Secara global, kaum Muslim banyak membunuh orang dengan mengatasnamakan agama,\" kata Anning. Satu Juta Petisi Pecat Anning Lebih dari satu juta orang telah menandatangani petisi daring untuk mendesak senator Australia, Fraser Anning, agar keluar dari parlemen. Petisi yang dimuat di change.org itu telah diteken sebanyak 1.250.674 sekitar pukul 17.15 WIB. Petisi itu ditujukan kepada Perdana Menteri Australia, Scott Morrison. Penggagas petisi, Kate Ahmad, menuturkan pernyataan Anning itu tidak pantas mendapatkan tempat di dalam pemerintah bahkan masyarakat Australia. \"Kami meminta dia (Anning) untuk dikeluarkan dari posisinya sebagai senator. Kami juga meminta dia diselidiki melalui badan hukum karena mendukung terorisme yang dilakukan kelompok sayap kanan,\" kata Ahmad. Kepada The Sydney Morning Herald, Ahmad mengaku tak menyangka petisinya itu akan mendapat banyak respons. \"Respons ini menunjukkan bahwa warga Australia tidak menoleransi ujaran kebencian kaum ekstremis dan tindakan yang ditunjukkan Senator Anning,\" pungkasnya. (fin/wdi)
Senator Australia Dilarang Masuk ke Indonesia
Selasa 19-03-2019,11:15 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 24-08-2026,11:58 WIB
Rekomendasi iPhone Agustus 2026, Ini Seri Pro Paling Diburu
Senin 24-08-2026,14:38 WIB
TransNusa Resmi Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur, Penerbangan Setiap Hari Mulai Hari Ini
Senin 24-08-2026,18:07 WIB
Kualitas Udara Bandar Lampung Tidak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker
Senin 24-08-2026,13:44 WIB
Pemkot Bandar Lampung Serahkan SK Purnabakti 116 ASN, Didominasi Tenaga Pendidik
Senin 24-08-2026,12:04 WIB
Hasil Espanyol vs Real Madrid 1-2: Pahlawan Baru Los Blancos Muncul di Menit Krusial
Terkini
Selasa 25-08-2026,08:27 WIB
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT, Imbau Warga Tak Donasi Pakaian Bekas
Selasa 25-08-2026,08:07 WIB
Soal Polusi Debu Semen Baturaja di Panjang, Camat dan Kadinkes Bandar Lampung Buka Suara
Selasa 25-08-2026,07:46 WIB
Satu-satunya di Lampung, MAN 1 Bandar Lampung Lolos Penilaian Itjen Kemenag, Siap Menuju Predikat WBK
Selasa 25-08-2026,07:24 WIB
BMKG Lampung Deteksi 172 Titik Panas Tersebar di 11 Daerah, Mesuji dan Tulang Bawang Terbanyak
Selasa 25-08-2026,07:18 WIB