Lihai dan Sadis, Kekasih Gelap Siksa Pengusaha Bertubi-Tubi Sampai Meninggal

Rabu 29-06-2022,19:34 WIB
Reporter : Syaiful Mahrum
Editor : Dina Puspa

LAMPUNG TENGAH, RADARLAMPUNG.CO.ID – Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas mengatakan bahwa para tersangka pembunuhan pengusaha Tarmizi Maherat, cukup lihai. 

"Kita sudah melakukan upaya penyergapan di jalan masuk tol Mesuji dan Kayuagung. Namun berkat kerja keras tim yang solid, para tersangka berhasil diringkus," kata Edi Qorinas.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni empat unit HP Iphone, motor Honda BeAT, uang Rp4.000.000, cangkul, pakaian yang dibeli dari hasil kejahatan, dan lain-lain. 

"Untuk kendaraan korban masih dalam pengembangan. Intinya dalam waktu tiga hari, kita berhasil mengungkap kasus ini," ujar Edi Qorinas.

BACA JUGA:Persib Bandung Bakal Hadapi PSS Sleman, Robert Alberts: Ini Akan Jadi Laga Menarik!

Ditanya hubungan Ica dengan korban, kata Qorinas, berpacaran. "Pacaran kenal lewat aplikasi Mychat. Sejauh mana, nanti kita ungkap," tegas Edi Qorinas.

Sementara FK alias Ica alias Caca alias Celse (21), warga Kecamatan Kemiling, Bandarlampung, menjadi otak pelaku pembunuhan Tarmizi Maherat (57). 

Ica mengaku bahwa dirinya dengan korban hanya pacaran. "Pacaran. Sudah delapan bulan. Sudah janji-janji tapi tak dituruti hingga saya kesal," kata Ica.

Uang hasil penjualan mobil, kata Ica, untuk foya-foya. "Untuk kami foya-foya," ujar Ica yang terlihat tak ada penyesalan. 

BACA JUGA:278 Mahasiswa Unila KKN di Lampung Timur, Bupati Sampaikan Harapan

Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Pahlevi Sanjaya menyatakan, korban dan Ica berstatus pacaran. 

"Pacaran ini terbuai janji-janji. Sehingga tatkala tak dipenuhi timbullah rasa sakit hati, dengki, dan dendam. Korban dianggap ingkar janji membelikan mobil, rumah, dan memberikan usaha," kata Doffie Pahlevi Sanjaya.

Doffie Pahlevi Sanjaya melanjutkan, Ica menyampaikan kekecewaan ini kepada sang kekasih Bagas Tio Juanda (22), warga Kampung Gorasjaya, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah, Selasa 21 Juni 2022. 

"Niat jahat membunuh korban pun muncul. Bagas yang merupakan mahasiswa semester IV perguruan tinggi swasta di Lampung ini mengajak adiknya AT (17). AT mengajak rekannya AD (18), warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Perencanaan pun disusun," ujar Doffie Pahlevi Sanjaya.

BACA JUGA:Indonesia Dapat Tambahan Kuota 10 Ribu Jemaah Haji, Tapi…

Kategori :