Pemkab Tanggamus Bergerak Cepat, Langsung Normalisasi Way Belu

Kamis 29-09-2022,17:20 WIB
Reporter : Edi Herliansyah
Editor : Alam Islam

"Tanggul ambrol akibat hujan deras Rabu malam. Ketinggian air memasuki pemukiman warga sekitar 50 cm," terang Firdaus. 

Pagi ini lanjutnya, air sungai way Belu  telah berangsur-angsur surut. Tapi penanggulangan melalui normalisasi aliran sungai mesti secepatnya dilakukan guna mengantisipasi banjir bandang susulan. 

Alur sungai way Belu yang mesti dinormalisasi panjangnya sekitar 600 hingga 700 meter. Paling tidak tahap awal 300 meter terlebih dahulu. 

Karena jika tidak segera dilakukan normalisasi, dikhawatirkan saat banjir bandang kembali datang. Tanggul sungai yang jebol akan bertambah.             

BACA JUGA: Kembali Berinovasi, Rutan Kotaagung Terapkan Loker Penitipan Barang dan HP

"Kondisi ini bisa berdampak banjir bandang menerjang sejumlah pekon," tuturnya. 

Terpisah, Kepala Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Tanggamus Ediyan M. Tohah ketika dikonfirmasi mengatakan, usulan untuk normalisasi aliran sungai Way Belu memang telah diajukan untuk mengantisipasi  banjir bandang. 

"Tapi karena keterbatasan anggaran, normalisasi belum dapat dilakukan," sebut Ediyan M. Tohah. 

"Nah, dengan jebolnya tanggul Way Belu ini, maka usulan normalisasi aliran sungai kembali akan dikoordinasikan dengan instansi terkait," imbuh Ediyan M. Tohah yang saat dihubungi mengaku sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA: Persoalan Gaji Guru PPPK di Bandar Lampung Bergulir ke Istana, Aspri Hotman Paris Doakan Ada Keadilan

"Mudah-mudahan normalisasi bisa secepatnya dilakukan guna mengantisipasi agar jika terjadi banjir bandang, air tidak menerjang pemukimam warga," tegasnya. 

Ediyan M. Tohah juga mengatakan, sejak Rabu malam pihaknya telah menurunkan sejumlah personel ke lokasi banjir.

"Meninjau secara keseluruhan dampak dari banjir bandang tersebut," pungkasnya. (*)

 

 

Kategori :