RADARLAMPUNG.CO.ID - Enam mahasiswa asing dari Charles Sturt University, Australia melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Lampung (Unila).
Kunjungan enam Mahasiswa asing dari Australia tersebut dalam rangka program Cultural & Study Visit (CSV) yang berlangsung pada September 2025.
Kegiatan ini menjadi ajang pertukaran akademik internasional sekaligus memperkenalkan praktik literasi, perpustakaan, dan budaya lokal di Lampung.
Hari pertama, Senin, 8 September 2025, mahasiswa mengikuti faculty induction di FISIP Unila dan kuliah tamu di Program Studi D-3 Perpustakaan.
BACA JUGA:Pahami Peran Strategis Kehumasan, HIMAGES Belajar Pengelolaan Kehumasan Bersama Humas Unila
Pada sesi ini, mahasiswa diperkenalkan pada sistem akademik dan dinamika pendidikan tinggi di Indonesia.
Kuliah tamu menghadirkan dosen yang berpengalaman mengenai pengelolaan perpustakaan di era digital, sekaligus membuka ruang dialog dengan mahasiswa Unila.
Hari kedua, Selasa, 9 September 2025, melakukan kunjungan ke UPA Perpustakaan Unila dan diterima langsung Kepala UPA Perpustakaan Unila, Bayzoni.
Selanjutnya, kunjungan berlanjut ke Perpustakaan Universitas Malahayati, yang juga disambut hangat Bapak Nowo Hadianto selaku kepala Perpustakaan.
BACA JUGA:Universitas Lampung Dukung Visi Gubernur Mirza Menuju Indonesia Emas, Salah Satunya,
Pada kedua lokasi ini, mahasiswa asing berkesempatan melihat fasilitas layanan, sistem digitalisasi koleksi, dan program pengembangan literasi di lingkungan perguruan tinggi.
Agenda berikutnya dilanjutkan dengan kunjungan ke Dinas Perpustakaan Kota Bandar Lampung serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan semakin memperkaya wawasan mahasiswa asing tentang peran strategis perpustakaan dalam mendukung pendidikan dan literasi masyarakat Indonesia.
Kunjungan ini juga memperkuat kerja sama lintas institusi dalam mengembangkan inovasi layanan informasi.
BACA JUGA:Uji Coba Bensin Sawit Unila, Langkah Universitas Lampung untuk Pengembangan Energi Baru Terbarukan