Resep Menyimpan Santan Sisa Kolak agar Tahan Lama, Tetap Gurih, dan Tidak Cepat Basi

Senin 26-01-2026,13:00 WIB
Reporter : Dwi RahmaWati*
Editor : Melida Rohlita

RADARLAMPUNG.CO.ID - Kolak hampir selalu menjadi sajian favorit, terutama saat bulan puasa.

Perpaduan manis gula aren, aroma pandan, dan gurihnya santan membuat hidangan ini sulit ditolak.

Namun di balik kelezatannya, ada satu masalah klasik yang sering terjadi di dapur: santan yang tersisa setelah memasak kolak.

Santan memang menjadi kunci utama rasa kolak.

BACA JUGA:Resep Kue Basah Favorit Banyak Orang, Ide Usaha Camilan Takjil yang Diprediksi Laris di Ramadan 2026

Hasil perasan kelapa ini memberi tekstur kental sekaligus cita rasa gurih yang khas.

Takaran santan yang digunakan biasanya disesuaikan dengan porsi, mulai dari sekitar 300 mililiter hingga satu liter.

Sayangnya, santan juga dikenal sebagai bahan yang mudah basi jika tidak disimpan dengan cara yang tepat.

Mengapa Santan Cepat Basi?

BACA JUGA:Resep Cendol Durian Vietnam, Alternatif Menu Takjil Ramadan

Santan mengandung lemak dan air dalam jumlah tinggi.

Kombinasi ini membuat santan sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri jika dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.

Bahkan saat disimpan di kulkas, santan yang sudah dibuka tetap memiliki batas ketahanan yang cukup singkat.

Karena itu, santan sisa kolak sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja.

BACA JUGA:Viral Di Jepang! Resep Rose Apple Tea, Alternatif Minuman Hangat Saat Puasa Ramadan

Kategori :