Penyimpanan yang benar bukan hanya mencegah pemborosan, tetapi juga menjaga kualitas rasa dan keamanan saat santan digunakan kembali.
Perbedaan Santan Kemasan Tertutup dan Terbuka
Santan kemasan yang belum dibuka sebenarnya relatif aman disimpan dalam jangka waktu lama.
Selama kemasan masih rapat dan belum melewati tanggal kedaluwarsa, santan bisa disimpan di suhu ruang maupun di kulkas.
BACA JUGA:Gak Perlu Lagi Takut Lewat Sahur, Berikut Resep Frozen Food Homemade Ramadan 2026
Masalah muncul ketika kemasan santan sudah dibuka.
Dalam kondisi ini, santan sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di kulkas karena tetap berisiko basi.
Solusi terbaik untuk memperpanjang masa simpannya adalah dengan membekukan santan di freezer.
Cara Membekukan Santan dengan Benar
Sebelum dibekukan, santan harus dikemas ulang agar tetap higienis dan tidak terkontaminasi aroma makanan lain di freezer.
Gunakan wadah tertutup rapat seperti stoples kaca, wadah plastik food grade, atau plastik ziplock yang kedap udara.
Pastikan santan berada dalam kondisi bersih dan tidak tercampur bahan lain.
Setelah itu, masukkan santan ke dalam freezer dan biarkan hingga membeku sempurna.
BACA JUGA:Menyantap Soto di Tengah Hamparan Sawah, Warung Soto Pakde Jadi Oase Kuliner di Kota Metro Lampung
Cara ini membantu menjaga kualitas santan lebih lama dibanding hanya menyimpannya di kulkas biasa.