RADARLAMPUNG.CO.ID - Seblak dikenal sebagai salah satu kuliner khas Bandung yang sukses merebut perhatian pencinta makanan pedas di berbagai daerah.
Cita rasa gurih, pedas, dan aroma kencur yang khas membuat seblak selalu menggugah selera.
Namun di balik kelezatannya, seblak kerap dicap sebagai jajanan tinggi kalori dan minim gizi.
Padahal, jika diolah dengan komposisi yang tepat, seblak bisa menjadi hidangan yang lebih seimbang dan tetap nikmat.
BACA JUGA:3 Resep Ikan Patin Andalan Ramadan: Dari Patin Bakar Gurih hingga Pindang Kuah Segar
Kunci utamanya ada pada pemilihan bahan, porsi, serta cara memasak yang tidak berlebihan dalam penggunaan garam, MSG, dan topping olahan.
Seblak umumnya berbahan dasar kerupuk yang direbus hingga kenyal, lalu dimasak bersama telur, mi, bakso, sosis, atau ceker ayam.
Bumbu khas seperti cabai, bawang putih, bawang merah, dan kencur memberi sensasi pedas hangat yang membuat hidangan ini semakin digemari.
Potensi Manfaat Seblak Jika Diolah dengan Tepat
BACA JUGA:Resep Nostalgia Ramadan: Es Gabus Jadul yang Sempat Dikira Spons, Ini Fakta dan Cara Membuatnya
Dengan bahan yang lebih seimbang, seblak dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain:
- Menjadi sumber energi dari karbohidrat
- Membantu pemenuhan protein dari telur, ayam, tahu, atau tempe
- Mendukung pencernaan berkat tambahan sayuran
- Memberi efek hangat dan meningkatkan nafsu makan dari rempah-rempah
Sebaliknya, konsumsi seblak berlebihan dengan tingkat pedas ekstrem dan topping instan tinggi natrium berisiko memicu gangguan lambung, tekanan darah tinggi, hingga kenaikan berat badan.
Karena itu, versi seblak sehat hadir sebagai solusi agar tetap bisa menikmati kuliner favorit tanpa mengorbankan kesehatan.
BACA JUGA:Resep Pie Coklat Lumer Viral, Manis Creamy dengan Isian Meleleh Bikin Nagih
Resep Seblak Sehat Kuah Sayur