Jelang Ramadhan, Simak Amalan dan Panduan Ziarah Kubur

Sabtu 14-02-2026,12:23 WIB
Reporter : Khansa Azzahra*
Editor : Dian Saptari

RADARLAMPUNG.CO.ID - Menjelang datangnya bulan Ramadhan, sebagian besar umat Muslim di Indonesia biasanya menyempatkan diri untuk berziarah ke makam keluarga atau kerabat.

Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengirimkan doa bagi mereka yang telah wafat.

Agar pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan syariat, ada beberapa adab dan tata cara yang sebaiknya diperhatikan sebelum dan saat berada di area pemakaman.

1. Berwudhu Sebelum Berangkat

BACA JUGA:Tiga Amalan Sunnah yang Perlu Dilakukan Sebelum Shalat Idul Fitri

Salah satu hal yang dianjurkan sebelum melakukan ziarah kubur adalah bersuci dengan berwudhu.

Wudhu menjadi simbol penyucian diri sekaligus bentuk kesiapan lahir dan batin dalam memanjatkan doa. Dengan niat yang tulus, ziarah diharapkan menjadi ibadah yang membawa keberkahan.

2. Mengucapkan Salam Saat Tiba di Makam

Setibanya di pemakaman, peziarah dianjurkan untuk menyampaikan salam kepada para penghuni kubur.

BACA JUGA:Jangan Lewatkan Malam Nisfu Syaban, Ini Makna, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan Ulama

Salam tersebut bukan sekadar sapaan, tetapi juga doa keselamatan bagi mereka yang telah lebih dahulu meninggal dunia.

Adapun bacaan salam yang umum dilafalkan adalah:

Assalamu’alaikum ahlad diyaar minal mu’miniin wal muslimiin, wa innaa insyaa Allahu bikum laahiquun. Nas’alullaaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.

Artinya: Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kalangan orang-orang beriman dan Muslim. Sesungguhnya kami pun, insya Allah, akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah keselamatan untuk kami dan kalian.

BACA JUGA:Lailatul Qadar: Amalan Malam Kemuliaan untuk Mendapatkan Pahala Besar

3. Menghadap Kiblat dan Memperbanyak Zikir

Saat mendoakan almarhum atau almarhumah, dianjurkan untuk menghadap kiblat.

Dalam momen tersebut, peziarah dapat memperbanyak bacaan tasbih, tahmid, takbir, serta zikir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.

Suasana khusyuk dan penuh ketenangan menjadi bagian penting agar doa yang dipanjatkan lebih tulus dan penuh harap.

BACA JUGA:7 Amalan yang Perlu Diperhatikan Saat Menunaikan Ibadah Umroh

4. Mengirimkan Doa untuk Almarhum

Inti dari ziarah kubur adalah memanjatkan doa bagi yang telah wafat. Peziarah dapat memohonkan ampunan, rahmat, serta kelapangan kubur untuk almarhum.

Setelah membaca doa-doa khusus, biasanya ditutup dengan membaca Surah Al-Fatihah sebagai penutup rangkaian doa.

Ziarah kubur tidak hanya menjadi sarana mendoakan orang yang telah meninggal, tetapi juga pengingat bagi yang masih hidup tentang kehidupan akhirat.

BACA JUGA:Jangan Langsung Terlelap, Ini 4 Amalan yang Diajarkan Rasulullah Sebelum Tidur

Momentum menjelang Ramadhan pun kerap dimanfaatkan untuk refleksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah sebelum memasuki bulan penuh ampunan.

Menurut Ustad Adi Hidayat juga menjelaskan langkah-langkah yang dianjurkan saat berziarah ke makam.

Dimulai dengan menyampaikan salam kepada penghuni kubur, kemudian dilanjutkan dengan mendoakan agar Allah SWT melimpahkan rahmat dan pahala kepada mereka, sekaligus memberikan ketabahan dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

" Kata Nabi, cara terbaik meningkatkan iman adalah dengan berziarah atau ingat pada kematian. Sering lewat alam kuburan mengingatkan kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Ustad Adi Hidayat.

BACA JUGA:Lima Amalan Ringan Berpahala Besar, Bisa Dilakukan Setiap Hari

Dengan memahami tata cara dan adabnya, tradisi ziarah kubur dapat dilakukan secara lebih tertib dan sesuai tuntunan agama.

*(Peserta Magang Kemnaker Batch 1

Kategori :