disway awards

Diterjang Banjir 2 Meter, Basarnas Evakuasi 20 Warga Jati Agung Lampung Selatan

Diterjang Banjir 2 Meter, Basarnas Evakuasi 20 Warga Jati Agung Lampung Selatan

Diterjang Banjir 2 Meter, Basarnas Evakuasi 20 Warga Jati Agung Lampung Selatan.-Foto Basarnas-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat sore, 6 Maret 2026, memicu banjir bandang di sejumlah titik. Kecamatan Jati Agung menjadi wilayah terdampak cukup parah dengan ketinggian air mencapai dua meter.

Kondisi ini memaksa Tim SAR Gabungan berjibaku mengevakuasi puluhan warga yang terjebak di dalam rumah mereka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Lampung melalui Komandan Tim (Dantim) Rescue, Febri Yanda, mengungkapkan bahwa laporan adanya warga terjebak banjir diterima sekitar pukul 17.20 WIB. Menanggapi hal itu, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi menggunakan perahu karet.

"Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.45 WIB, tim langsung melakukan asesmen dan koordinasi. Ketinggian air di beberapa titik sempat menyentuh angka dua meter, sehingga mobilitas warga lumpuh total," ujar Febri Yanda mewakili Kepala Basarnas Lampung.

BACA JUGA:Bunda Eva Beri Bantuan Korban Terdampak Banjir di Bandar Lampung

Proses evakuasi dilakukan secara bertahap di Desa Jatimulyo dan beberapa kawasan perumahan padat penduduk. Berdasarkan data di lapangan, tercatat ada 11 rumah yang terendam cukup dalam.

Adapun titik penyisiran tim SAR meliputi, Desa Jatimulyo, Perumahan Gedung Harapan, Perumahan Diamond, Perumahan 99, Perumahan Griya Anugrah

Dalam operasi tersebut, sebanyak 20 warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Petugas memprioritaskan kelompok rentan seperti lansia dan balita untuk segera dibawa ke tempat yang lebih aman.

BACA JUGA:Warga Kota Metro Lampung Bersiaga Di Titik Lokasi Banjir

Hingga pukul 22.00 WIB, pantauan di lokasi menunjukkan debit air mulai menunjukkan tren menurun. Genangan yang semula setinggi 2 meter berangsur surut hingga tersisa sekitar 1,5 meter.

"Karena kondisi sudah mulai kondusif dan air terus menyusut, operasi SAR diusulkan untuk ditutup menjelang tengah malam. Seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing," pungkas Febri.

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut di Rajabasa

Tim SAR Gabungan menemukan seorang bocah yang sebelumnya dilaporkan hanyut akibat banjir di kawasan Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Sabtu (7/3) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal setelah dilakukan pencarian sejak Jumat malam.

Korban diketahui bernama Satriya (10), warga Jalan Abdul Hamid, Rajabasa. Ia dilaporkan hanyut pada Jumat (6/3) sekitar pukul 14.00 WIB setelah hujan dengan intensitas cukup deras mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan debit air sungai meluap hingga memicu banjir di sejumlah titik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait