BACA JUGA:Curah Hujan Ekstrem Mengancam, Pemprov Lampung Aktifkan Posko dan Jalankan Arahan Mendagri
Idham Basyar, menyampaikan, dalam peristiwa banjir tersebut terdapat anak kecil yang terbawa arus air di wilayah kecamatan Rajabasa, yang saat ini masih dilakukan pencairan.
"Yang sudah pasti itu ada satu anak terbawa arus air saat hujan deras mengguyur kota ini,"jelas Idham.
Terkait laporan bahwa terdapat korban yang ditemukan meninggal dunia di kedamaian. Ia masih belum mendapat kabar tersebut dan mengecek terlebih dahulu.
"Untuk korban meninggal dunia tanpa identitas itu, nanti kami cek dulu, yang pasti korban (anak) hanyut ada di Rajabasa,"jelas Idham.
BACA JUGA:Curah Hujan Ekstrem Mengancam, Pemprov Lampung Aktifkan Posko dan Jalankan Arahan Mendagri
Idham pun menyampaikan bahwa pada hujan lebat yang mengguyur Kota Bandarlampung selama kurang lebih dua jam telah membuat sejumlah wilayah terdampak banjir, seperti Kecamatan Labuhan Ratu, Way Halim, Sukabumi, Sukarame dan Kedamaian.
"Saat ini tim BPBD juga sedang bekerja melakukan pembersihan dan evakuasi warga," kata dia.
Bahkan, Idham juga menyampaikan, Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kota Bandar Lampung pun bergerak cepat ke sejumlah wilayah terdampak.
Salah satu wilayah terdampak di Kecamatan Kedamaian tak luput dari gerak cepat BPBD.
BACA JUGA:Curah Hujan Ekstrem Mengancam, Pemprov Lampung Aktifkan Posko dan Jalankan Arahan Mendagri
Sejumlah gorong - gorong yang tersumbat pun di lakukan perbaikan agar air bisa mengalir secara cepat.