RADARLAMPUNG.CO.ID- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) mendukung pengembangan Mocaf (Modified Cassava Flour) Kabupaten Pringsewu.
Bahkan bila program ini berjalan dapat membantu menyerap hasil panen petani singkong.
Di katakan Gubernur, bila program unggulan yang di inisiasi bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas itu berjalan dapat mendatangkan manfaat luar biasa bagi masyarakat khususnya di pedesaan.
" Luar biasa kalau ini berjalan Pringsewu bisa melakukan hilirisasi singkong jadi mocaf. Dan ini dilakukan masyarakat pedesaan tidak memerlukan teknologi tinggi," ungkap Gubernur Mirza didampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan saat mengunjungi sentra Mocaf di Tulung Agung Gadingrejo.
Di lokasi tersebut Gubernur yang di sambut Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wabup Umi Laila juga banyak mendapat pemaparan seputar Mocaf dari ketua koperasi Cokro Aminoto Muharam.
Gubernur beserta rombongan juga meninjau lokasi pengeringan, gudang produksi termasuk juga tempat pencucian singkong yang kesemuanya masih dalam taraf perampungan.
Gubernur Mirza menyampaikan, apabila pengembangan Mocaf berjalan akan berdampak luas.
Memberikan multiple efek tak hanya pada memperkuat pertumbuhan ekonomi namun ketahanan pangan.
BACA JUGA:Capai 96 Persen, Pembangunan Jembatan Garuda Pringsewu Jadi Gerbang Pintu Akses Kebutuhan Masyarakat
Untuk mocaf Pemprop memikirkan bagaimana mengaksselerasi program program yang telah seatle ini.
"Kan Pringsewu buat modelnya bagaimana singkong di Lamteng di keringkan dihilirisasi di Pringsewu jadi mocaf. Bila selama ini Singkong hanya menjadi Tapioka dengan di buat Mocaf dapat di gunakan untuk berbagai kebutuhan pangan. Jadi bisa direplikasi di seluruh masyarakat Lampung," ungkap Mirza.
Harapannya, apabila program ini berhasil5-10 tahun lagi masyarakat Lampung bisa makan mie ,roti, NuGet berbahan mocaf.
Gubernur Mirza juga menyebut, langkah bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melalui pemkab kedepan memproduksi Mocaf secara kontinyu menjadi pertama di Indonesia.
BACA JUGA:Dikira Boneka, Jasad Remaja Tanggamus 13 Tahun Ditemukan Mengambang di Sungai Way Tebu Pringsewu