RADARLAMPUNG.CO.ID - Di era digital saat ini, kebocoran data pribadi menjadi ancaman yang semakin nyata.
Mulai dari email, nomor telepon, hingga kata sandi bisa tersebar tanpa disadari dan dimanfaatkan untuk berbagai kejahatan siber.
Memasuki April 2026, para ahli keamanan siber mengingatkan pentingnya melakukan pengecekan data secara berkala.
Pasalnya, banyak kebocoran data terjadi melalui platform populer seperti media sosial, e-commerce, hingga aplikasi layanan digital lainnya.
BACA JUGA:Rahasia FYP Facebook Terbongkar! Begini Cara Bikin Konten Kamu Meledak dan Viral
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecek apakah data pribadi Anda pernah bocor:
1. Gunakan Have I Been Pwned
Situs ini menjadi salah satu layanan paling populer untuk mengecek kebocoran data.
Pengguna cukup membuka situsnya, lalu memasukkan alamat email pada kolom pencarian yang tersedia.
BACA JUGA:15 Cara Ampuh Tembus FYP TikTok, Rahasia Viral Cepat yang Jarang Diketahui Kreator
Setelah menekan tombol pencarian, sistem akan menampilkan apakah email tersebut pernah terlibat dalam insiden kebocoran data, lengkap dengan daftar platform yang terdampak.
Jika hasil menunjukkan data bocor, pengguna disarankan segera mengganti kata sandi pada akun terkait.
2. Manfaatkan fitur Google Dark Web Report
Google kini menyediakan fitur pemantauan dark web yang bisa diakses melalui akun pribadi.
BACA JUGA:Asal Usul Furap Terungkap! Awalnya Cuma Candaan Tapi Kini Viral di Medsos