Rupiah Melemah ke Rp17.030 per Dolar AS, Tekanan Global Kembali Menguat

Jumat 10-04-2026,10:33 WIB
Reporter : YF Laksana
Editor : Anggi Rhaisa

RADARLAMPUNG.CO.ID - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Kamis dan bergerak di atas level Rp17.000 per dolar AS.

Mata uang Indonesia tercatat turun ke Rp17.030 per dolar AS, seiring meningkatnya tekanan dari sentimen global yang belum mereda.

Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar internasional, terutama akibat memanasnya situasi di Timur Tengah.

Ketegangan yang melibatkan Israel dan Lebanon membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dan mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman, termasuk dolar AS.

BACA JUGA:Emak Emak Merapat, Promo JSM Alfamart 10-12 April 2026, Belanja Hemat Deterjen So Klin dan SoSoft

Dalam kondisi seperti ini, mata uang negara berkembang umumnya mengalami tekanan karena arus modal keluar meningkat. Rupiah pun ikut terdampak, terlebih ketika sentimen global lebih dominan dibandingkan faktor domestik.

Ketidakpastian juga dipicu oleh belum jelasnya arah penyelesaian konflik, termasuk perbedaan pandangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait kesepakatan gencatan senjata. Situasi ini membuat pasar menilai risiko global masih cukup tinggi.

Di sisi lain, laporan serangan di Beirut turut memperkuat kekhawatiran akan dampak lanjutan terhadap stabilitas kawasan dan harga energi dunia. Jika harga minyak mengalami kenaikan, tekanan terhadap rupiah berpotensi bertambah.

Dari dalam negeri, data ekonomi yang ada belum memberikan dorongan kuat untuk menahan pelemahan. Penurunan cadangan devisa dan surplus perdagangan yang lebih rendah dari perkiraan membuat ruang penguatan rupiah menjadi terbatas.

BACA JUGA:LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern

Dengan kondisi tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan cenderung fluktuatif dalam jangka pendek. Nilai tukar akan sangat bergantung pada perkembangan situasi global serta respons pasar terhadap berbagai sentimen yang ada.

Untuk sementara, rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.020 hingga Rp17.080 per dolar AS, sambil menunggu arah pasar yang lebih jelas.

Kategori :