Pemprov Lampung Perluas Pelatihan Vokasi 2026 ke 33 Desa

Minggu 19-04-2026,17:06 WIB
Reporter : Prima Imansyah Permana
Editor : Anggi Rhaisa

RADARLAMPUNG.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja (disnaker) terus memperkuat program pelatihan vokasi pada tahun 2026 dengan menyasar sekitar 33 desa dan hampir 500 peserta. 

Program ini dirancang tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan di tingkat desa.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung, Agus Nompitu, menjelaskan bahwa pelatihan vokasi tahun ini difokuskan pada dua bidang utama, yakni las dasar dan listrik dasar.

Peserta yang mengikuti program ini dipilih secara selektif berdasarkan data masyarakat desil 1 dan desil 2 yang dihimpun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran.

BACA JUGA:Hobi Rajut Berbuah Cuan, Wanita ini Kembangkan 'Koka Crochet' dari Keterbatasan Pandemi

“Pesertanya kurang lebih hampir 500 orang dari 33 desa. Ini kita fokuskan pada kelompok masyarakat yang memang membutuhkan peningkatan keterampilan agar bisa langsung berdampak pada ekonomi mereka,” ujar Agus.

Pelatihan tersebut berlangsung selama sekitar 20 hingga 21 hari, termasuk uji kompetensi di akhir program. 

Uji kompetensi ini menjadi bagian penting untuk memastikan peserta memiliki standar kemampuan yang dapat digunakan di dunia kerja maupun usaha mandiri.

Agus menekankan, pelatihan vokasi tidak berhenti pada peningkatan keterampilan semata, tetapi harus memiliki outcome yang jelas. 

BACA JUGA:Mahasiswa Universitas Lampung Tembus Forum Internasional, Angkat Isu Pencemaran Logam Berat

Para peserta nantinya akan diintegrasikan dengan program pemberdayaan lain, seperti pengembangan pupuk hayati cair dan pupuk organik cair berbasis teknologi bed dryer.

“Pasca pelatihan, mereka harus punya output. Kita arahkan agar terhubung dengan program ekonomi produktif di desa, sehingga ada multiplier effect terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, program pelatihan vokasi telah menjangkau 58 desa dengan total 938 peserta. Para alumni diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) di desa masing-masing, mendorong kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan produktivitas lokal.

Dengan perluasan program di tahun 2026 ini, Pemprov Lampung menargetkan pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen strategis dalam mempercepat pemberdayaan ekonomi desa berbasis keterampilan dan kebutuhan riil masyarakat.(*)

Kategori :