Pemprov Lampung Perluas Bantuan PHC, Kini Menjangkau 800 Desa

Kamis 25-06-2026,15:03 WIB
Reporter : Prima Imansyah Permana
Editor : Melida Rohlita

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperluas penerima manfaat Program Pupuk Hayati Cair (PHC) pada 2026. 

Tahun ini, bantuan tersebut menjangkau 800 desa, meningkat dibandingkan 500 desa pada 2025, sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Perluasan penerima bantuan itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elvira Umihanni.

Sebanyak 160 petani dari Kabupaten Pringsewu, Tanggamus, dan Pesawaran mengikuti pelatihan tersebut sebagai bekal pemanfaatan bantuan PHC yang menjadi bagian dari Program Desaku Maju.

BACA JUGA:Bocoran Redmi Note 17 Makin Gila, Baterai 10.000mAh dan Kamera 200MP Siap Jadi Andalan

Elvira mengatakan, peningkatan jumlah desa penerima bantuan merupakan bentuk komitmen Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus mengurangi beban biaya produksi petani.

"Pak Gubernur sangat memahami kondisi petani karena beliau juga berasal dari organisasi petani. Karena itu pemerintah hadir melalui Program Desaku Maju dengan memberikan bantuan Pupuk Hayati Cair yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh petani," ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak program ini dimulai pada 2025, sebanyak 500 desa telah menerima bantuan unit produksi PHC. Pada 2026, jumlah penerima bertambah menjadi 800 desa. Dengan demikian, secara bertahap sekitar 2.000 desa di Lampung ditargetkan akan memperoleh bantuan serupa.

Menurut Elvira, penggunaan PHC telah memberikan dampak positif di sejumlah daerah. Berdasarkan hasil pemantauan di Desa Pangkalan Mas, Kabupaten Mesuji, petani mengaku mengalami peningkatan hasil panen setelah memanfaatkan pupuk hayati tersebut.

BACA JUGA:Harga Bekas Honda HR-V SE CVT 2023 Makin Menarik, SUV Premium dengan Fitur Lengkap Kini Mulai Rp300 Jutaan

"Berdasarkan pengakuan petani, produktivitas panen meningkat antara 15 hingga 30 persen. Selain meningkatkan hasil panen, PHC juga membantu menjaga kelembapan tanah sehingga tanaman lebih tahan menghadapi perubahan iklim dan musim kemarau," katanya.

Selain dapat digunakan pada tanaman padi, PHC juga dapat diaplikasikan pada berbagai komoditas pertanian lainnya. Keunggulan itu diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sekaligus menjaga kesuburan lahan secara berkelanjutan.

Elvira menambahkan, Lampung saat ini menjadi salah satu lumbung pangan nasional dengan menempati peringkat keenam sebagai daerah penghasil padi terbesar di Indonesia. Produksi beras Lampung juga telah surplus dan turut memasok kebutuhan pangan ke berbagai provinsi.

"Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan desa-desa yang lebih maju melalui sektor pertanian," pungkasnya.(*)

Kategori :