RADARLAMPUNG.CO.ID - Suasana di Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, Lampung, mendadak tegang setelah sebuah perselisihan berujung pada suara letusan senjata api, Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Seorang pria, bernama Mersiyanto (49), warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, ditemukan dalam kondisi terluka setelah diduga menjadi korban penembakan.
Informasi yang dihimpun, insiden tersebut bermula ketika Mersiyanto terlibat cekcok dengan seorang pria bernama Adi. Perselisihan itu diduga berkaitan dengan persoalan utang piutang.
Ketegangan kemudian berubah menjadi insiden setelah terdengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api.
Petugas yang datang ke lokasi kemudian mendapati korban mengalami luka pada bagian siku kanan, lengan bawah kanan, serta dada kanan.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi saat ini masih mendalami kejadian, termasuk memastikan bagaimana penembakan itu berlangsung.
“Awalnya terjadi perselisihan antara korban dengan terduga pelaku. Kemudian terdengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api,” kata Firdaus, Rabu, 2 September 2026.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan terdapat tiga titik luka pada tubuh korban. Polisi sementara menduga seluruh luka tersebut berkaitan dengan satu kali tembakan.
BACA JUGA:Inflasi Lampung Agustus 2026 Capai 3,53 Persen, Pendidikan dan Beras Jadi Pemicu
Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Ratutara, Desa Sidang Bandar Anom Kecamatan Rawajitu Utara . Kondisinya kemudian memerlukan penanganan lebih lanjut sehingga dirujuk ke RSUD Ragab Begawe Caram, di Desa Brabasan Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji.
“Korban mengalami pendarahan aktif, sesak dan nyeri, tetapi masih dalam kondisi sadar,” ujar Firdaus.
BACA JUGA:SMA Terbuka Mulai Berjalan, 304 Anak Putus Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan
Korban selanjutnya direncanakan mendapat penanganan lanjutan di RSUP Mohammad Hoesin Palembang.
Dari penyelidikan awal, polisi menemukan dugaan bahwa persoalan utang menjadi latar belakang perselisihan antara korban dan terduga pelaku.
Namun, polisi belum menyimpulkan secara final motif maupun kronologi penembakan tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan bukti di lokasi.