Dalam jangka panjang, pengendalian inflasi juga diarahkan pada penguatan produksi melalui perbaikan irigasi, penggunaan bibit yang lebih tahan terhadap kondisi cuaca, penguatan penyaluran pupuk, serta kelembagaan petani.
Petani didorong masuk dalam gapoktan, koperasi maupun kelembagaan lainnya agar rantai pasok gabah lebih terorganisasi.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap persoalan tidak berhenti pada bagaimana menekan harga beras di tingkat konsumen, tetapi juga memastikan gabah petani tetap terserap, produksi terjaga, dan pasokan pangan Lampung tidak terganggu.
BACA JUGA:Promo Paling Murah Indomaret 3-9 September 2026: Ada Cashback Ekstra Pakai GoPay dan ShopeePay
Kondisi harga beras tersebut juga dirasakan langsung masyarakat. Sari, warga Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, mengaku kesulitan mendapatkan beras premium sesuai harga eceran tertinggi (HET) di sejumlah toko ritel modern.
Menurutnya, kondisi itu sudah berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Beras premium kemasan 5 kilogram maupun 10 kilogram dengan harga sesuai HET Rp14.900 per kilogram selalu kosong di toko ritel modern.
Sebaliknya, beras premium masih relatif mudah ditemukan di warung tradisional maupun pasar. Namun, harganya berada di atas HET yang ditetapkan.
“Ya, hari ini Jumat 4 September 2026, saya beli di warung dekat rumah beras merek Dua Koki kemasan 5 kilogram Rp85 ribu,” ujarnya.
BACA JUGA:Promo Paling Murah Indomaret 3-9 September 2026: Ada Cashback Ekstra Pakai GoPay dan ShopeePay
Dengan harga tersebut, Sari harus membayar sekitar Rp17 ribu per kilogram, atau sekitar Rp2.100 lebih tinggi dari HET Rp14.900 per kilogram.
Sari mengaku kondisi tersebut cukup membebani pengeluaran rumah tangga. Ia berharap pemerintah tidak hanya menjaga produksi pangan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati beras dengan harga yang terjangkau.
“Itu pemerintah sibuk gembar-gembor swasembada pangan, tapi harga beras mahal. Jadi apa untungnya masyarakat dari swasembada pangan itu? Apalagi Lampung disebut salah satu lumbung pangan,” keluhnya.(*)