RADARLAMPUNG.CO.ID, SUKADANA — Persoalan lingkungan mencuat di Desa Labuhan Ratu Satu, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.
Sejumlah warga mengeluhkan kondisi air sumur yang berubah warna, berbau tak sedap, hingga terlihat berminyak dalam dua bulan terakhir.
Warga menduga kondisi tersebut berkaitan dengan pembuangan limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuhan Ratu Satu yang berada tidak jauh dari permukiman mereka.
Keluhan warga kini mendapat perhatian pemerintah daerah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Lampung Timur bersama Forkopimcam setempat turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan sekaligus verifikasi atas laporan masyarakat.
BACA JUGA:Pantau Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Itera Kerahkan Tim Ukur Kualitas Udara Indoor-Outdoor
Puji Astuti, warga Dusun 3, Desa Labuhan Ratu Satu, mengatakan perubahan kondisi air sumur mulai dirasakan sekitar dua bulan terakhir.
“Sudah 2 bulan air berwarna kekuning-kuningan, bau tak sedap dan berminyak,” ungkap Puji, Senin (7/9/2026).
Menurut warga, kondisi serupa tidak hanya terjadi pada satu rumah. Sedikitnya tiga rumah lain yang berada di sekitar lokasi pembuangan limbah disebut mengalami persoalan serupa.
Akibat kondisi tersebut, warga mengaku tidak lagi dapat menggunakan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari seperti sebelumnya.
BACA JUGA:Pemkot dan DPRD Bandar Lampung Sahkan APBD Perubahan 2026, Fokus Genjot Infrastruktur Perkotaan
“Kami tak bisa memakai air sumur lagi di rumah. Kami hanya minta pengurus SPPG bisa memperbaiki hal ini,” kata Nanik, warga lainnya.
Nanik menyebut, persoalan tersebut baru muncul setelah adanya lokasi pembuangan limbah dari aktivitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Padahal, menurutnya, selama puluhan tahun tinggal di lokasi tersebut, sumur di rumahnya tidak pernah mengalami masalah serupa.
Kondisi itu kemudian memunculkan pertanyaan warga mengenai sistem pengelolaan limbah yang diterapkan di dapur SPPG Labuhan Ratu Satu, termasuk standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang digunakan.
BACA JUGA:Wangi Bersih Tetap Hemat, Superindo Gelar Diskon Produk Pelembut Pakaian dan Penghilang Noda