TPS Pasar Kotabumi Ambruk dan Rawan Pencurian, Pedagang Resah Keamanan Terabaikan
Kondisi Pasar Ganepo Kotabumi Direnovasi Pengembang menyusul maraknya terjadi pencurian. Foto Fahrozy Irsan Toni./Radarlampung.co.id--
RADARLAMPUNG.CO.ID – Selain ambruknya tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Ganepo dan Pasar Dekon Kotabumi akibat tertimpa material bangunan lama, kini muncul persoalan baru yang membuat para pedagang resah. Mereka mengeluhkan kondisi TPS yang dinilai tidak aman dari aksi pencurian pada malam hari.
Ketua Aliansi Pedagang Pasar Kotabumi (AP2KB), Budi Chartawan, menyampaikan bahwa para pedagang sudah beberapa kali menjadi korban pencurian di lokasi TPS.
“Tempat penampungan sementara sekarang ini sangat tidak aman. Sudah sering kali terjadi pencurian yang merugikan kami para pedagang,” ujarnya, Selasa, 7 Oktober 2025.
Bung Budi, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan antara pedagang, pihak pengembang, dan pemerintah daerah mengenai jaminan keamanan yang difasilitasi oleh Ketua DPRD setempat.
BACA JUGA:Prompt AI Untuk Potret Sinematik Bersama Pasangan dengan Latar Koran Hitam Putih
Namun, kesepakatan tersebut hingga kini belum terlihat hasilnya. Banyak TPS yang menjadi sasaran pencurian dan para pedagang mulai panik.
“Padahal kemarin sudah ada kesepakatan bersama, tapi semua terkesan tidak ada artinya,” keluhnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Lingga Teknik Utama, Kartubi, saat dikonfirmasi di kantor pemasaran yang berada di area pasar, mengatakan bahwa kerusakan pada TPS bukan masalah besar karena pihak pengembang sudah melakukan perbaikan.
“Tidak ada masalah, barang yang rusak itu barang kami sendiri dan sudah kami perbaiki. Semua sudah beres, kecuali kalau ada musibah kemanusiaan,” kata Kartubi.
BACA JUGA:Kekompakan Ibu-ibu Sentra Bangun Sari BTPN Syariah di Lampung Antar Mereka ke Tanah Suci Gratis
Ia juga menyebutkan bahwa pihak pengembang akan lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kita akan kumpulkan pekerja, saya akan beri pengarahan. Semua sudah tidak ada masalah,” ujarnya.
Terkait keluhan pedagang yang kehilangan barang dagangan akibat pencurian, Kartubi menegaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab pihak pengembang.
“Tugas pengembang hanya menyiapkan TPS dan memperbaiki jika ada kerusakan. Kalau ada barang yang hilang, silakan lapor ke polisi. Soal pengembang mengganti, itu tidak bisa,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
