Ribuan Pekerja Sawit di Lampung Selatan Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Foto dok Humas Pemda Lampung Selatan.--
RADARLAMPUNG.CO.ID– Sebanyak 1.845 pekerja di sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lampung Selatan kini resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Penyerahan kartu kepesertaan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, di Aula Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan setempat, beberapa waktu lalu.
Selain penyerahan kartu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kematian kepada ahli waris tiga pegawai non-ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan yang meninggal dunia pada Juni dan Juli 2025. Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp42 juta sebagai bentuk perlindungan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lampung Selatan, Badruzzaman, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya memberikan jaminan sosial kepada para pekerja di sektor perkebunan sawit. Cakupan perlindungan yang diberikan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Penerima manfaat berasal dari berbagai profesi di sektor sawit, seperti petani, pemelihara, pemanen, sopir, kernet, hingga pekerja di agen pengepul. Semua mendapat perlindungan yang sama tanpa memandang status pekerjaan,” ujarnya.
Wakil Bupati Syaiful Anwar mengapresiasi langkah kolaboratif antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Selatan dengan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja rentan. Menurutnya, kehadiran negara melalui program jaminan sosial merupakan bentuk nyata keberpihakan terhadap tenaga kerja.
“Langkah ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja. Kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang aman, terlindungi, dan memberikan kepastian bagi masa depan mereka,” kata Syaiful.
Pada kesempatan itu, Wabup juga menyerahkan penghargaan kepada koordinator penyuluh, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian, dan Dinas Tanaman Pangan serta Hortikultura, yang dinilai berperan besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Ia menegaskan bahwa Lampung Selatan memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Indonesia.
“Terima kasih atas dedikasi para penyuluh dan petani. Kita harus terus menjaga stabilitas harga dan memastikan kesejahteraan mereka agar sektor pertanian tetap tumbuh berkelanjutan,”pungkasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
