disway awards

Kasus Stunting di Kota Metro Turun Pada 2025, Intensifkan Pendampingan Dan Pemberdayaan Keluarga

Kasus Stunting di Kota Metro Turun Pada 2025, Intensifkan Pendampingan Dan Pemberdayaan Keluarga

Wakil Walikota Metro M. Rafieq Adi Pradana. -Foto Ruri/Radar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mencatat penurunan angka stunting pada tahun 2025.

Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus stunting tercatat sebanyak 242 kasus, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai sekitar 300 kasus.

Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, mengatakan bahwa penurunan tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan Pemkot Metro dalam pencegahan dan penanganan stunting, yang tidak hanya mengandalkan bantuan semata.

“Pemkot Metro lebih mengintensifkan pendampingan dan pemberdayaan keluarga. Kami melakukan pembenahan pada peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) melalui orientasi ulang dan penegasan SOP agar penanganan stunting lebih terarah,” ujarnya.

BACA JUGA:Diduga Penggelapan Mobil Bermodus Sewa Mobil, Tim Tekab 308 Polres Metro Tangkap Dua Pria Asal Lampung Ini

Rafieq menjelaskan, program penurunan stunting di Kota Metro dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Sosial, Bappeda, dan Dinas Tenaga Kerja.

“Kami menargetkan penurunan stunting minimal 1 sampai 2 persen setiap tahunnya, dengan pengawasan anggaran yang ketat agar program benar benar tepat sasaran,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPPAPP-KB) Kota Metro, Subehi, menuturkan bahwa capaian tersebut didukung oleh 130 tim TPK yang aktif melakukan pendampingan gizi serta edukasi terkait faktor risiko stunting kepada masyarakat.

BACA JUGA:Empat Warga Binaan Lapas Metro Terima Remisi Khusus Natal

“Hingga saat ini, layanan preventif terus dilakukan, seperti pemberian vitamin melalui Posyandu. Ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Pemkot Metro dalam menekan angka stunting,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: