disway awards

Janji KDM Soal Pembebasan Ijazah Tak Kunjung Terealisasi, Sekolah Swasta di Jabar Kelabakan Biayai Operasional

Janji KDM Soal Pembebasan Ijazah Tak Kunjung Terealisasi, Sekolah Swasta di Jabar Kelabakan Biayai Operasional

Sekolah swasta di Jabar kelimpungan, janji tebus ijazah KDM tak terealisasi, tunggakan miliaran menumpuk, dan BPMU disebut bukan solusi. -Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon-

BACA JUGA:Reskrim Polsek Metro Timur Amankan Pria Diduga Pelaku Curat

Salah satunya adalah SMK Permata, yang sampai kini belum menerima pembayaran untuk ijazah siswa yang telah diserahkan.

Mubarok, salah seorang guru di SMK Permata, menjelaskan bahwa masalah terbesar sekolah swasta adalah tunggakan biaya ijazah yang membuat pengelolaan keuangan sekolah tersendat.

Namun, pihak sekolah juga tidak ingin menghambat siswanya dengan menahan ijazah.

“Kalau ijazah sudah diserahkan tapi pembayarannya belum datang, kami harus menunggu terlalu lama. Ini tentu berdampak pada operasional sekolah, tapi kami juga tidak ingin menghambat siswa,” kata Mubarok saat ditemui di SMK Permata, Kota Bogor, Senin, 27 Oktober 2025.

BACA JUGA:Gubernur Mirza Tegaskan Komitmen Pemprov Perkuat Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional

Ia menambahkan, hingga kini dana KDM dari Pemprov terkait program tebus ijazah belum terealisasi, berbeda dengan Pemkot Bogor yang sudah menebus 108 ijazah siswa.

“Sebelumnya memang sudah ada realisasi tebus ijazah dari Pemkot. Tercatat 108 ijazah yang ditebus, tapi untuk Pemprov sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya.

PGRI Kabupaten Bogor Tagih Janji Gubernur Jabar Soal Pembayaran Ijazah

Ketua PGRI Kabupaten Bogor, Amsohi, mengungkapkan hanya bisa menunggu realisasi janji dari Pemprov Jawa Barat.

BACA JUGA:Bupati Riyanto Pamungkas Tegaskan Perbaikan Jalan Jadi Kewenangan Pemerintah Pusat

Ia menjelaskan, PGRI Kabupaten Bogor menaungi 63 sekolah dengan rincian lima TK, 45 SMP, tujuh SMK, dan enam SMA.

Menurutnya, ijazah yang merupakan hak pelajar telah diberikan tanpa pembayaran tunggakan.

“Itu kebijakan pimpinan tertinggi Jawa Barat. SMA atau SMK kan di bawah kewenangan provinsi," ungkap Amsohi, Senin, 27 Oktober 2025.

"Artinya, sekolah-sekolah PGRI sudah melaksanakan amanat itu dengan menyerahkan ijazah kepada siswa,” sambung Amsohi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: