Produksi Jagung Nasional Capai 11,42 Juta Ton, Lampung Dorong Percepatan Swasembada Pangan
Foto dok Biro Adpim.--
RADARLAMPUNG.CO.ID– Produksi jagung nasional hingga September 2025 tercatat mencapai 11,42 juta ton. Capaian ini menjadi salah satu indikator meningkatnya ketahanan pangan nasional, dengan Provinsi Lampung turut berperan penting melalui perluasan lahan tanam dan peningkatan produktivitas petani.
Data terbaru menunjukkan, program ketahanan pangan yang dijalankan secara kolaboratif oleh pemerintah daerah, Polri, dan Kementerian Pertanian telah mengelola lebih dari 554 ribu hektare lahan di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, Lampung berkontribusi melalui penanaman jagung di lahan seluas 1.054 hektare serta pembangunan Gudang Ketahanan Pangan berkapasitas 1.400 ton di Desa Purwotani, Kabupaten Lampung Selatan.
Gudang yang berdiri di atas lahan seluas 7.000 meter persegi itu dilengkapi empat unit pengering, empat mesin pemipil jagung mobile, dan empat hand tractor untuk mendukung efisiensi pascapanen. Hingga awal Oktober 2025, gudang tersebut telah menyerap sekitar 30 ton jagung hasil panen masyarakat dan Bulog.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap memperkuat kontribusi daerah dalam program Swasembada Pangan 2025.
“Kami di Provinsi Lampung terus berkolaborasi dengan Polda Lampung untuk mencapai target produksi beras dan jagung. Ke depan, kami akan mendorong petani beralih dari singkong ke jagung agar hasil pertanian lebih produktif,” ujar Mirza saat menghadiri kegiatan Tanam Raya Serentak Kuartal IV secara virtual di Gudang Ketahanan Pangan, Desa Purwotani, Jati Agung, Lampung Selatan, Rabu, 3 Oktober 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
