Kakek Penebang Tebu Dibayar Uang Mainan Mengaku Berbohong, Begini Penjelasan Polisi

Kakek Penebang Tebu Dibayar Uang Mainan Mengaku Berbohong, Begini Penjelasan Polisi

Petugas Satreskrim Polres Tulang Bawang menemui dan menginterogasi kakek Sunardi. Foto Humas Polres Tulang Bawang--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Sempat menghebohkan dunia maya, kakek Sunardi (72), warga Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang, yang viral dalam video mengaku hasil jerih payahnya sebagai buruh tebang tebu dibayar dengan menggunakan uang mainan oleh mandornya tiba-tiba mengaku berbohong.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Wido Dwi Arifiya Zaen mengatakan, kebohongan kakek Sunardi terungkap dari hasil penyelidikan Unit Tipidter Satreskrim Polres Tulang Bawang.

Penyelidikan sendiri dipimipin langsung oleh Kanit Tipidter Ipda Andy Ruswandy untuk memastikan kebenaran dari video yang viral di jagat dunia maya tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, lanjut AKP Wido, didapatkan fakta bahwa tidak benar uang mainan sebanyak Rp450 ribu tersebut berasal dari uang gajian tebang tebu seperti menurut pengakuan sang kakek di dalam video.

BACA JUGA:Berakhir Secara Kekeluargaan, Mandor Pabrik Tebu yang Bayar Pekerja dengan Uang Palsu Berdamai

Kasat Reskrim menjelaskan, uang mainan yang dibawa untuk berbelanja membeli daging ayam di Pasar Pulung Kencana, menurut pengakuan kakek Sunardi saat ditemui dan diinterogasi menemukannya di pinggir jalan.

"Motif dari kakek ini berbohong adalah untuk mendapatkan kembalian dengan uang asli, setelah dia membayar dengan menggunakan uang mainan yang ditemukannya di pinggir jalan," jelas AKP Wido, Senin (20/6). 

Kejadian yang diceritakan oleh kakek Sunardi dan sempat viral di jagat dunia maya adalah rekayasa dari sang kakek sendiri atau berita bohong (hoaks).

"Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar menghentikan penyebaran berita bohong terkait seorang kakek yang mengaku dibayar dengan uang mainan. Saring sebelum sharing dan bijaklah dalam bermedia sosial," pesan AKP Wido.

BACA JUGA:Tega, Pekerja Tebu di Tubaba Ini Mendapatkan Upah Uang Mainan

Sementara itu, berdasarkan rilis video yang di dapat Radarlampung.co.id dari Polres Tulang Bawang, kakek Sunardi mengakui semua kebohongannya dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat.

"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas adanya video viral. Uang mainan tersebut adalah saya nemu di pinggir jalan, bukan hasil tebang tebu di PT GM. Jadi semua adalah rekayasa saya sendiri," ucapnya dalam video dilanjutkan dengan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Sebelum diberitakan, seorang kakek viral dalam video hendak berbelanja membeli daging ayam di Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu (18/6/2022), sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam video tersebut, kakek Sunardi (72), membawa uang sebanyak Rp450 ribu, dengan pecahan Rp100 ribu sebanyak 2 lembar, dan pecahan Rp50 ribu sebanyak 5 lembar. (nal)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: