Kesepian Ditinggal Istri Ke Taiwan, Oknum Guru Honor Cabuli Siswinya

Kesepian Ditinggal Istri Ke Taiwan, Oknum Guru Honor Cabuli Siswinya

LAMPUNG TIMUR, RADARLAMPUNG.CO.ID -Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Lampung Timur.

Kali ini, tindak pencabulan itu dilakukan HN (40) salah satu oknum guru honor di salah satu Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Sekampung Udik.

Sedangkan, yang menjadi korbannya adalah, siswi di SD tempat tersangka mengajar.

Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kasat Reskrim Iptu Johanes Erwin PS menjelaskan, berdasarkan laporan orang tua korban, tindak pencabulan itu dilakukan tersangka terhadap CT (10)  pada 18 April 2022 lalu.

BACA JUGA:Nah Lho, 3.000-an Bilik Suara Alumunium Milik KPU Lampung Tengah Hilang

Modusnya, tersangka meraba bagian sensitif korban saat sedang belajar di dalam kelas. Akibatnya, korban merasa trauma dan takut masuk sekolah.

Selain terhadap CT perbuatan serupa juga dilakukan tersangka terhadap NL (11) saat berada di dapur SD. 

Berdasarkan laporan orang tua korban dan hasil pemeriksaan saksi serta penyelidikan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polres Lamtim mengamankan tersangka, Senin (1/8) pukul 20.00 WIB.

“Tersangka kami amankan di Polres Lamtim guna pengembangan penyidikan lebih lanjut,” jelas Iptu Johanes. 

BACA JUGA:Pilu! Viral Aksi Penyiksaan Kucing Dirantai Hingga Dijemur di Bawah Terik Matahari

Selain diamankan Polres Lamtim, akibat perbuatanya kini tersangka juga telah diberhentikan dari pekerjaannya sebagai guru honor. 

Saat menjalani pemeriksaan tersangka, mengaku hanya menyentuh bagian paha CT. Itu dilakukan ketika tersangka duduk di samping bangku CT sembari mendikte pelajaran. 

Sementara, terhadap NL, tersangka mengaku hanya mencium bagian keningnya saat berada di dapur sekolah.

Kepada petugas HN juga mengaku khilaf melakukan perbuatan tersebut. Hal itu, karena tersangka merasa kesepian. Sebab, sudah sejak 5 tahun lalu istrinya bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: