Monitoring SPBU Pasca Kenaikan Harga BBM

Monitoring SPBU Pasca Kenaikan Harga BBM

Polres Tubaba Monitoring pasca kenaikan harga BBM. Foto dok--

TUBABA, RADARLAMPUNG.CO.ID - Setelah secara resmi Pemerintah Republik Indonesia mengumumkan kenaikan harga tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) meliputi pertalite, solar subsidi, dan pertamax nonsubsidi yakni pada Sabtu 3 September 2022 pukul 14.30 WIB, Polres TUBABA melakukan monitoring. 

Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guankamtibmas) petugas dari Polres Tubaba dan jajaran melakukan monitoring ke beberapa SPBU yang ada di wilayah hukum Polres setempat.

Kapolres Tubaba AKBP Sunhot P. Silalahi, S I.K, M.M menyampaikan kegiatan monitoring pendistribusian BBM di empat SPBU Kabupaten Tubaba ini untuk memastikan situasi kamtibmas benar benar kondusif.

Hasil pengecekan di empat SPBU Kabupaten Tubaba SPBU 24.345.78 Tiyuh Indraloka dan SPBU 24.345.72 Tiyuh Cahyo Randu, SPBU 24.346.109 Tiyuh murni Jaya dan SPBU 24.345.116 Tiyuh Candra Mukti sejauh ini masih relatif normal. Tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan serta tidak ada penumpukan kendaraan di SPBU dan stok BBM dalam kondisi normal.

Sementara tiga jenis BBM yang harganya naik itu meliputi pertalite, solar subsidi, dan pertamax nonsubsidi. Rinciannya, pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. 

Lalu, solar naik dari Rp5.150 per liter menjadi 6.800 per liter. Kemudian, pertamax naik dari Rp 12.500 menjadi Rp14.500 per liter.

Kami Polres Tubaba akan terus melakukan pengamanan dalam rangka cipta kondisi,”kata Kapolres. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: