Napi Lapas Narkotika Bandar Lampung Diduga Bunuh Diri Karena Ada Masalah Keluarga, Istri Tegas Membantah
Daryani, istri dari almarhum Hanafi (31), WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, tidak setuju bila dikatakan penyebab suaminya bunuh diri karena diduga ada persoalan keluarga. (Anggi Rhaisa/Radarlampung.co.id)--
BACA JUGA:Buka MTQ Ke-49 Tingkat Provinsi Lampung di Mesuji, Ini Pesan Gubernur Arinal Djunaidi
Saat melihat bagian bawah pintu kamar mandi, lanjut Porman, rekannya itu melihat kaki korban tidak menyentuh lantai kamar mandi.
"Waktu pintu kamar mandi dibuka, dia melihat korban sudah tergantung dengan posisi leher terikat tali yang dikaitkan ke teralis jendela lubang angin kamar mandi," ucapnya.
Porman mengungkapkan, korban yang terjerat kasus narkoba sudah menjalani hukuman 2 tahun penjara dan sisa hukuman 4 tahun 8 bulan.
"Menurut keterangan pihak keluarga, korban nekat gantung diri karena ada masalah dengan keluarganya," ucap Porman.
BACA JUGA:Pencarian Tim Gabungan Membuahkan Hasil, Pemuda yang Hilang di Bendungan Way Rarem Ditemukan
Kemudian, pihaknya menghubungi pihak polsek Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan dan selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
"Kami juga telah melaporkan kejadian ini kepada Kadivpas Kanwil Kemenkumham Lampung dan Plt. Kakanwil Kemenkumham Lampung, termasuk keluarganya," ucapnya.
Saat ini, jenazah sudah dimakamkan di TPU terdekat dari rumah duka di Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: