Cara Memanfaatkan Limbah Batang Singkong dan Pelepah Sawit Menjadi Alternatif Bahan Pakan Ternak

Cara Memanfaatkan Limbah Batang Singkong dan Pelepah Sawit Menjadi Alternatif Bahan Pakan Ternak

Cara Memanfaatkan Limbah Batang Singkong dan Pelepah Sawit Menjadi Alternatif Bahan Pakan Ternak-dok. unila.ac.id-dok. unila.ac.id

RADARLAMPUNG.CO.ID - Tim Klinik Pertanian Keliling (KPK) Fakultas Pertanian Universitas Lampung mengadakan penyuluhan di kecamatan pakuan Ratu, di Kampung Sri Basuki, Kampung Pakuan Sakti dan di Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, belum lama ini. 

Kegiatan Klinik Pertanian Keliling ini merupakan bentuk nyata pengabdian Fakultas dan juga desiminasi terhadap hasil-hasil riset berupa teknologi tepat guna.

Klinik Pertanian keliling ini juga merupakan dukungan terhadap Program Petani Lampung Berjaya dan juga peran serta Fakultas Pertanian Unila.

Kegiatan Klinik Pertanian Keliling kali ini bertema “Pengolahan limbah pakan ternak dari batang Singkong dan pelepah Sawit”.

BACA JUGA:Masih Berlangsung, Coklit di Kota Metro Tembus 34 Persen

Tim pengabdian ini diketuai oleh Dr. Ir. Sandi Asmara, M.Si dosen Jurusan Teknik Pertanian FP Unila dan Fitria Tsani Farda, S.Pt., M.Si dosen Jurusan Peternakan, sert beberapa mahasiswa Fakultas Pertanian lainnya.

Singkong merupakan salah satu komoditas harapan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Komoditas ini menjadi pilihan utama sebagian besar petani di Lampung. 

Jurusan Teknik Pertanian FP Unila telah menghasilkan teknologi inovatif yaitu mesin Rabakong (perajang batang singkong).

Batang singkong bisa dirajang sehingga menjadi bentuk serbuk, sehingga biomassa tersebut mudah dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminansia. 

BACA JUGA:Nelayan di Mesuji dan Pokmaswas Diusulkan Dapat Bantuan Perahu dan Ikan Air Tawar

Sebagai bahan pakan ternak, namun produk rajangan batang singkong memiliki kelemahan berupa rendahnya kadar zat-zat nutrisi terutama kadar energi dan proteinnya. 

Masalah defisien zat-zat nutrisi pada produk rajangan batang singkong tersebut dapat diatasi dengan produk lain yang dihasilkan oleh Jurusan Peternakan FP Unila.

"Yaitu produk suplemen Multi Nutrients Sauce, yang berisi zat-zat nutrisi penting untuk meningkatkan metabolisme nutrisi ternak rumiansia," kata Dr. Sandi, seperti dikutip Unila.ac.id

Mesin Rabakong telah disebarkan (didesiminasikan) keseluruh kelompok tani di 8 kabupaten sentra produksi singkong di Provinsi Lampung, melalui program unggulan Gubernur Lampung Kartu Petani Berjaya (KPB) dan program unggulan FP Unila Klinik Pertanian Keliling (KPK). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: tri dharma unila