Lindungi Akun Gojek Kamu! Waspadai Modus-Modus Penipuan Berikut yang Mengatasnamakan Aplikasi Gojek

Lindungi Akun Gojek Kamu! Waspadai Modus-Modus Penipuan Berikut yang Mengatasnamakan Aplikasi Gojek

Cara Menghindari Penipuan Yang Mengatasnamakan Aplikasi Gojek. Sumber Tulisan : gojek.co.id --

Mereka kemudian meminta korban untuk memberikan informasi pribadi dan akun Gojek mereka, atau untuk memasukkan kode OTP yang dikirim ke ponsel korban. 

Setelah korban memberikan informasi ini, pelaku penipuan dapat menggunakan akun Gojek korban untuk melakukan transaksi ilegal.

Ingat selalu untuk tidak membagikan kode OTP (One Time Password) saat kamu log in di aplikasi Gojek atau saat aktivasi OneKlik. 

Gojek maupun GoPay tidak pernah meminta PIN atau kode OTP dengan alasan apapun. 

Rahasia ini jangan kamu bagikan ke siapa pun ya!

GoPay juga turut berupaya untuk meningkatkan kewaspadaan 

penggunanya lewat teknologi. 

Salah satunya dengan pesan pop-up saat pengguna pertama kali mengirimkan saldo GoPay ke nomor yang tidak ada di kontak seperti berikut ini.

Jika kamu melihat tampilan pesan pop-up ini, jangan lupa untuk cek kembali reputasi penjual atau penerima saldo GoPay, agar transaksimu selalu aman. 

Untuk menghindari menjadi korban modus penipuan yang mengatasnamakan Gojek, sebaiknya selalu berhati-hati dan waspada terhadap pesan atau panggilan telepon yang mencurigakan. 

Pastikan juga untuk hanya mengikuti tautan yang berasal dari situs web resmi Gojek, dan jangan pernah memberikan informasi pribadi atau kode OTP kepada orang yang tidak dikenal atau lewat telepon.

Klik tombol “Lanjut” atau “Proceed”, jika sudah benar-benar yakin. 

Namun, jika ternyata mencurigakan, kamu bisa klik tombol “Laporkan” atau “Report”.

Hati-hati  pada pihak yang mengaku Gojek atau GoPay melalui sosial media akun resmi hanya yang sudah memiliki centang biru yaitu  Instagram: @gojekindonesia dan @gopayindonesia dan Twitter: @gojekindonesia dan @gopayindonesia

Jika kamu mendapatkan pesan dari akun-akun selain yang disebutkan di atas jangan pernah untuk ditanggepi  apalagi jika mereka meminta data pribadimu kamu bisa segera laporkan ke customer service. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: