Rekonstruksi Pembunuhan Mandor Kebun Tebu Diwarnai Teriakan Histeris Keluarga, Peragakan 35 Adegan di 4 Lokasi

Rekonstruksi Pembunuhan Mandor Kebun Tebu Diwarnai Teriakan Histeris Keluarga, Peragakan 35 Adegan di 4 Lokasi

Pelaku memperagakan aksi pembunuhan keji terhadap mandornya-Dokumentasi -

BACA JUGA:Tulang Bawang Distribusikan Cadangan Pangan Pemerintah, 1 KPM Terima 10 Kg Beras, Berikut Datanya

Keluarga korban saat itu berteriak dan meminta pelaku membuka masker saat adegan rekonstruksi sedang berlangsung. 

Teriakan tersebut nyatanya juga memancing reaksi warga sekitar yang menyaksikan adegan rekonstruksi dan meminta aparat kepolisian untuk membuka masker pelaku. 

Pada akhirnya aparat kepolisian memenuhi permintaan keluarga korban untuk membuka masker yang digunakan pelaku. 

Sebelumnya diberitakan, Polres Tulang Bawang menangkap pelaku pembunuhan seorang mandor di Kampung Gedung Bandar Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng.

BACA JUGA:ASEAN PR Nobatkan BRI Sebagai ‘Best Government Public Relations in Indonesia’

Peristiwa tersebut bermula pada Kamis, tanggal 17 Agustus 2023, sekira pukul 19.45 WIB. 

Saat itu pelaku sedang makan mie ayam di pertigaan Kampung Gedung Bandar Rahayu. 

Pelaku kemudian terpikirkan untuk melakukan aksi pencurian di rumah korban Pembadi Harianja (61) atau biasa dipanggil Pak Jefri. 

Korban merupakan seorang mandor di sebuah perkebunan tebu di Kecamatan Gedung Meneng. Sementara pelaku yakni pekerja atau anak buah korban. 

BACA JUGA:Daftar Kapolres Terbaru di Jambi 2023, Ada Mantan Penyidik KPK

Usai makan mie ayam, pelaku lalu mengendarai sepeda motor Vega R menuju kediaman bosnya. 

Setibanya di rumah korban, pelaku masuk lewat dapur di belakang rumah. Pelaku lalu masuk ke ruang tengah.

Akan tetapi, aksi pelaku ternyata kepergok oleh korban yang saat itu sedang istirahat di ruang tengah. 

Korban seketika lalu berteriak jika ada maling di rumahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: