Kunker ke Gedung Meneng, Pj. Bupati Tulang Bawang Ingatkan Ancaman Bencana Banjir

Kunker ke Gedung Meneng, Pj. Bupati Tulang Bawang Ingatkan Ancaman Bencana Banjir

Pj. Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Gedung Meneng. Foto: Dinas Kominfo Tulang Bawang--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Penjabat (Pj.) Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan mengingatkan masyarakat akan ancaman bencana banjir.

Hal tersebut disampaikan orang nomor satu di Tulang Bawang tersebut saat kunjungan kerja (Kunker) ke kecamatan Gedung Meneng, Kamis 7 Desember 2023.

Saat berkunjung ke kecamatan yang memiliki luas wilayah sekitar 657,07 km persegi tersebut, Qudrotul mengingatkan akan ancaman bencana banjir saat memasuki musim penghujan.

Pj. Bupati menyampaikan, berdasarkan informasi yang diterimanya beberapa titik di wilayah Gedung Meneng rawan terkena bencana banjir pada musim hujan.

"Para kepala kampung dan masyarakat diimbau untuk segera bergotong royong membersihkan lingkungan," pesan Pj. Bupati saat memberikan arahan.

Qudrotul yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung tersebut menjelaskan, salah satu langkah cepat untuk mengurangi dampak bencana tersebut yakni dengan segera memetakan daerah rawan bencana di wilayah setempat.

Oleh karena itu, Pj. Bupati meminta kepada unsur pemerintahan kampung dan kecamatan beserta instansi terkait untuk segera memetakan wilayah potensi bencana alam di musim hujan.

Pada momen yang sama, Pj. Bupati juga menyempatkan untuk mengajar dan memberikan motivasi para pelajar di Kecamatan Gedung Meneng.

Pada bagian lain, berdasarkan informasi yang dihimpun sedikitnya terdapat 4 kampung di kecamatan Gedung Meneng yang rawan terkena bencana banjir. 

4 kampung tersebut yakni: Bakung Udik, Gunung Tapa, Gedung Meneng, dan Bakung Ilir.

Bencana banjir di wilayah ini rata-rata terjadi akibat luapan dari Way Tulang Bawang yang melintasi kecamatan Gedung Meneng. 

Untuk itu, bagi masyarakat yang tinggal di bantaran Way Tulang Bawang diharapkan berhati-hati akan ancaman bencana alam banjir tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: