Gara-gara Klakson di Jalan, Pemuda jadi Korban Pemukulan dan Diduga Sempat Ditembak pakai Senpi

Gara-gara Klakson di Jalan, Pemuda jadi Korban Pemukulan dan Diduga Sempat Ditembak pakai Senpi

Salah satu pemuda yang jadi korban pemukulan pria bersenpi--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Mizwar Fakih (20) warga Pekon Sukanegara, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) diduga menjadi korban pemukulan yang terjadi di ruas jalan lintas barat (jalinbar), tepatnya di Pekon Sukanegara, Kecamatan Ngambur, sekitar pukul 17.00 Wib, Senin 8 April 2024.

Peratin Sukanegara, Matsum, mengatakan bahwa, berdasarkan informasi kejadian tersebut bermula saat korban yakni Mizwar Fakih, yang merupakan warga setempat.

Saat itu, Mizwar bersama tiga orang temannya berboncengan dengan mengendarai dua sepeda motor di ruas jalinbar Pekon Sukanegara.

Saat itu juga ada mobil jenis Grandmax  warna putih dengan nomor polisi B 9370 PCX, tepat berada dibelakang sepeda motor korban.

BACA JUGA:Innalillahi, Komika Babe Cabita Meninggal Dunia, Diduga Ini Penyebabnya

"Mobil yang berada di belakang sepeda motor korban itu sambil membunyikan klakson panjang, setelah itu korban pun membalas membunyikan klakson sepeda motornya," kata dia, Selasa 9 April 2024.

Kemudian, lanjutnya, pelaku yang menggunakan mobil Grandmax tersebut memepet sepeda motor korban dengan mobil dan korban berhenti.

Ketika itu pelaku pun turun dari mobil sambil membawa senjata yang mirip dengan senjata api (senpi).

Kemudian, pelaku menodongkan senjata itu ke arah kepala korban sambil berkata.

BACA JUGA:Tarif Terbaru Tiket Ferry Lintasan Ekspress Pelabuhan Bakauheni ke Merak untuk Mudik Lebaran 2024

"Kamu melawan saya!". Saat itu juga korban bilang "apa salah saya?", lalu pelaku tanpa berpikir panjang dan langsung memukul korban di bagian kepala korban dengan menggunakan senjata tersebut.

"Setelah itu pelaku diduga menembakan senjata yang diduga mirip senpi tersebut kearah kepala korban, tetapi mengenai bagian pinggir dagu korban, dan korban pun mengalami luka di bagian wajah pipi dan dagu akibat tindakan pelaku tersebut," jelasnya.

Ditambahkannya, setelah itu pelaku langsung pergi meninggalkan korban tersebut.

Pihaknya tentu berharap agar pelaku pemukulan terhadap warganya itu bisa segera ditangkap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: