disway awards

Perambahan di TNBBS Diduga Pemicu Banjir Bandang Suoh dan Bandar Negeri Suoh

Perambahan di TNBBS Diduga Pemicu Banjir Bandang Suoh dan Bandar Negeri Suoh

Kondisi pemukiman pasca banjir di Suoh dan Bandar Negeri Suoh. FOTO DOKUMEN PENDIM 0422/LB--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Perambahan dan alih fungsi hutan diduga menjadi salah satu penyebab banjir bandang di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat.

Salah satunya banjir bandang yang terjadi Rabu, 10 September 2025 yang merusak sejumlah rumah dan fasilitas lainnya. 

Di mana, ada beberapa kawasan yang masuk dalam Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNNBS) berubah menjadi kebun kopi.

Kondisi ini diduga mempercepat kerusakan daerah aliran sungai (DAS) dan meningkatkan risiko banjir atau longsor.

BACA JUGA:Banjir Bandang di Suoh Lampung Barat, Puluhan Rumah Rusak Parah dan Hanyut

Bahkan menjadi pemicu konflik satwa dengan manusia yang kerap terjadi di wilayah tersebut. 

Camat Suoh Dapet Jakson membenarkan bahwa hulu Way Gunung Sari berada di kawasan taman nasional. 


Bupati Lampung Barat dan Forkopimda meninjau lokasi banjir bandang di Suoh dan BNS. FOTO DOKUMEN PENDIM 0422/LB--

Namun ia tidak berkomentar terkait dugaan banjir karena alih fungsi lahan akibat perambahan di hulu sungai tersebut. 

“Pastinya, hujan deras berlangsung berjam-jam. (Banjir) ini sudah kali kedua terjadi. Pada 2022 lalu, banjir parah juga melanda wilayah ini,” kata Dapet Jakson.

BACA JUGA:BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob dan Cuaca Ekstrem di Lampung 10–14 September 2025

Kepala Resort TNBBS Suoh Sulki juga membenarkan hulu sungai berada di dalam kawasan taman nasional. 

Namun terkait dugaan perambahan hutan untuk kebun kopi, ia enggan berspekulasi.

"Kalau itu (perambahan hutan, Red), nanti takut salah. Silakan konfirmasi ke Humas Balai Besar TNBBS atau Kabid Wilayah II Liwa,” kata Sulki.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait