disway awards

Pemprov Lampung Sampaikan Prognosis Pajak Daerah 2025, Berikut Rinciannya

Pemprov Lampung Sampaikan Prognosis Pajak Daerah 2025, Berikut Rinciannya

Kepala Bapenda Lampung, Slamet Riadi dan jajarannya.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyampaikan prognosis penerimaan pajak daerah tahun anggaran 2025.

Hingga akhir tahun, pendapatan dari sektor pajak prognosis realisasi mencapai 73,49 persen dari target yang telah ditetapkan.

Kepala Bapenda Lampung, Slamet Riadi, menjelaskan capaian tersebut masih berpotensi meningkat dengan adanya berbagai upaya intensifikasi dan inovasi yang sedang dilakukan.

“Sampai hari ini kami terus bekerja secara maksimal dan berinovasi agar capaian ini sampai dengan akhir tahun dapat melebihi prognosis yang kami sampaikan,” kata Slamet, Senin 22 September 2025.

BACA JUGA:Dihantam Truk Mundur saat Tanjakan di Pringsewu, Ibu Asal Lamteng Tewas di TKP

Slamet merinci, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) prognosis realisasi mencapai 42,20 persen hingga akhir tahun.

Rendahnya capaian PKB dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya data potensi yang tidak riil serta rendahnya kepatuhan wajib pajak terhadap tunggakan lebih dari lima tahun, yang hanya sekitar 2 persen.

Selain itu, adanya kebijakan relaksasi pajak sesuai edaran Menteri Dalam Negeri juga turut berpengaruh.

Sebaliknya, sejumlah sektor menunjukkan hasil positif. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) prognosis realisasi mencapai 107,31 persen, sementara Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 105,63 persen, didorong tren konsumsi BBM pada triwulan II dan III tahun 2025.

BACA JUGA:Rumah Sakit Penyakit Dalam Bandar Lampung Akan Gandeng RSPAD dan RSCM, Pemkot Siapkan Rp26 Miliar untuk Alkes

Untuk Pajak Air Permukaan (PAP), prognosisnya 94,87 persen.

Realisasi lebih rendah karena perbedaan potensi riil pada perusahaan perkebunan, khususnya PT Sugar Group Company yang volume pemakaian airnya jauh lebih kecil dibanding PT Gunung Madu.

Sementara itu, Pajak Rokok dipastikan tercapai 100 persen karena bersifat transfer dari pemerintah pusat.

Pajak Alat Berat diproyeksikan 96,55 persen, dengan kontribusi utama dari sektor perkebunan dan pertambangan.

BACA JUGA:Berkat Sentuhan AI Dosen Teknokrat, UMKM Fesyen di Lampung Selatan Kini Mampu Prediksi Tren dan Genjot Omzet

Adapun Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) baru tercapai 38,75 persen.

“Struktur pendapatan daerah 2025 menunjukkan capaian positif pada BBNKB, PBBKB, dan Pajak Rokok," ungkap Slamet.

Namun, kata dia, masih ada tantangan pada PKB, Air Permukaan, dan Pajak Mineral Bukan Logam.

"Kami berkomitmen melakukan intensifikasi, ekstensifikasi, serta perbaikan basis data wajib pajak agar target dapat tercapai optimal,” ujar Slamet.

BACA JUGA:Bosan Dengan Gaya Biasa? Coba Foto Refleksi Dengan Gemini AI

Selain pajak, sektor retribusi daerah diproyeksikan menutup tahun dengan capaian 102,76 persen.

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan diperkirakan 99 persen, sedangkan pendapatan asli daerah (PAD) lainnya yang sah sebesar 66,83 persen.

Kabid Pajak Bapenda Lampung, Intania Purnama, menambahkan masih ada potensi data kendaraan yang tidak bisa ditagih karena berbagai alasan.

“Memang ada potensi masuk data namun tidak bisa ditagih, seperti kendaraan rusak berat, musnah, hilang, atau dijual tapi tidak dilaporkan dan tidak dilakukan BBNKB,” jelas Intania.

BACA JUGA:Masuk HP 2 Juta Dalam Seri Redmi 15, Bongkar Speknya

Ia menegaskan pihaknya terus berinovasi untuk mengoptimalkan realisasi pajak, khususnya PKB dan BBNKB.

Bapenda juga membentuk tim percepatan optimalisasi PAD di UPTD I Bandar Lampung yang bekerja sama dengan Pemkot Bandar Lampung, Kepolisian, dan Jasa Raharja.

“Kami berikan data kendaraan yang bisa ditagih sampai tingkat RT, sehingga penagihan lebih efektif,” ujarnya.

Sebagai upaya mempermudah layanan, saat ini telah tersedia dua unit Samsat Digital Drive Thru di Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA:Update Promo Superindo Hari Ini, Shocking Price Hingga Selasa Diskon 10 Persen

Lokasinya berada di Jl ZA Pagar Alam, tepatnya di areal Dinas Perpustakaan Provinsi Lampung, dan di Jl Jaksa Agung R.I. Soeprapto, Teluk Betung, depan Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait