Gandeng BRIN, Unila Siapkan Pusat Riset Cassava Berkelas Dunia
Gandeng BRIN, Unila Siapkan Pusat Riset Cassava Berkelas Dunia.-Foto Universitas Lampung For Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID- Universitas Lampung (Unila) tancap gas dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi. Langkah strategis dilakukan dengan menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
​Penandatanganan tersebut dilakukan dalam agenda diskusi kolaborasi di Ruang Sidang Utama, Gedung Rektorat Unila, Jumat (19/6/2026).
​Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BRIN Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., serta Deputi Bidang SDM Iptek BRIN Edy Giri Rachman Putra, Ph.D. Hadir pula jajaran pimpinan Unila, Ketua Senat, Wakil Rektor, Dekan, Kepala Lembaga, hingga para Guru Besar.
BACA JUGA:Lewat Roadshow Literasi Keuangan, Pegadaian Bekali Mahasiswa Unila Strategi Investasi
​Rektor Unila Prof. Lusmeilia mengungkapkan, kerja sama ini menjadi momentum penting dalam merealisasikan visi Unila 2045 menuju world class university. Salah satu fokus utama yang didorong adalah pengembangan Cassava Centre.
​"Mengingat Lampung adalah daerah penghasil singkong terbesar, kami ingin riset ini memberikan dampak luas. Tidak hanya pertanian, kami melibatkan lintas disiplin ilmu seperti teknik, hukum, hingga ekonomi dan bisnis (FEB) untuk menciptakan produk singkong berdaya saing global," ujar Prof. Lusmeilia.
​Menurutnya, Unila memiliki modal kuat untuk memimpin riset tersebut, yakni sumber daya manusia yang masif, kepakaran akademik yang mumpuni, serta komitmen pada keseimbangan gender dalam riset.
BACA JUGA:Dua Asesor LAMDIK Lakukan Asesmen Lapangan Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unila
​Usulan pembentukan Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Cassava ini langsung mendapat lampu hijau dari Kepala BRIN. Prof. Arif Satria bahkan meminta Unila segera mematangkan proposal agar riset tersebut memiliki dampak nyata.
​"Fokus pada satu topik, namun komprehensif dan berdampak. PKR Cassava ini akan menjadi warna baru bagi BRIN," tegas Prof. Arif.
​Ia juga menekankan bahwa arah riset BRIN saat ini fokus pada tiga poin utama: meningkatkan produktivitas UMKM, memperkuat industri swasta nasional, serta memfasilitasi co-development teknologi maju dunia agar dapat diterapkan di Indonesia.
BACA JUGA:Luthfia Zahra Delfi, Mahasiswa FEB Unila Sabet Juara I Pilmapres LLDIKTI Wilayah II 2026
​Melalui kerja sama ini, diharapkan kolaborasi riset antara Unila dan BRIN dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan riset di daerah maupun nasional. (*/gie)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


