RADARLAMPUNG.CO.ID - Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Lampung berkurang. Ini yang tercantum pada draft Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dna Belanja Daerah (APBD) Lampung tahun 2022 setelah dibahas bersama antara Badan Anggaran (Banang) DPRD setempat dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Lampung. Jubir Banang DPRD Lampung, Darlian Pone memaparkan, proyeksi pendapatan daerah semula ditarget Rp7,34 triliun. Setelah pembahasan menjadi Rp6,58 triliun. Berkurang sekitar Rp785 miliar. Sementara, untuk belanja daerah sebelum pembahasan diproyeksikan sebesar Rp9,35 triliun, setelah pembahasan menjadi Rp7,16 triliun. Berkurang sekitar Rp2,35 triliun. Sementara penerimaan pembiayaan setelah pembahasan menjadi Rp644 miliar, berkurang sekitar Rp1,554 triliun. Darlian Pone mengatakan, Banang memberikan catatan kepada pemprov. Diantaranya kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung agar menjaga dan mengelola aset sesuai dengan peraturan perundang-undangan. \"Seperti aset Kotabaru, Waydadi, dan lain-lain. Untuk aset Waydadi agar segera diproses sesuai dengan ketentuan berlaku,\" kata dia, saat rapat paripurna, Rabu (10/11). Dia juga mengatakan, dalam penyampaian KUA-PPAS, ada beberapa catatan. \"Dalam pengajuan KUA-PPAS kepada oemprov agar penyajian data djpastikan sesuai dengan kajian TAPD. Sehingga, dokumen langsung dibahas sesuai dengan jadwal,\" ujarnya. Pada keaempatan itu juga DPRD menyetujui pinjaman jangka panjang daerah PT SMI senilai Rp569 miliar ke PT SMI. Terkait hal itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, pihaknya ingin mendukung perekonomian Lampung untuk lebih meningkat lagi dengan kemantapan jalan provinsi. \"Saya ingin ke depan jalan bisa menumbuhkan perekonomian. Saat ini banyak yang terbengkalai. Banyak keluhan pengusaha. Dengan rincian yang kita dapati, kita berharap jalan itu bisa berfungsi sesuai dengan harapan kualitas dan cara kerjanya terjamin. Jangan asal-asalan. Ada perkebunan, tanaman pangan, ketika dilakukan pemasaran terhambat. Kita tidak mau lagi. Yang penting ekonomi bisa terjamin,\" kata dia. Sementara, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) provinsi Lampung Febrizal Levi Sukmana mengatakan, kini pemprvov memiliki kewenangan di 1693 km ruas jalan dengan kemantapan jalan 76 persen. Dimana kemantapan 100 persen membutuhkan anggaran sekitar Rp4 triliun. \"Karena Keterbatasan anggaran, kita pilih jalan prioritas utama. Berdasarkan arahan petunjuk pak Gubernur dan ibu wagub, ada 25 ruas jalan menjadi prioritas. Yang dinilai mampu meningkatkan pertumbuha perekonomian,\" kata dia. Sehingga, sambung dia 25 ruas tersebut membutuhkananggaran sekitar Rp2,1 triliun. \"Sehingga kita menyusun rencana, jika sebanyak itu perlu strategi dari APBD, APBN, Investasiz juga pinjaman. Tentunya dengan bunga rendah. Total panjang dari 25 ruad itu sekitar 500 km. Ada 14 ruas yang diutamakan. Selebihnya nanti dibahas disaat ketuk palu,\" kata dia. (abd/wdi)
DPRD Lampung Sepakat Pemprov Lampung Pinjam Rp569 M ke PT SMI
Rabu 10-11-2021,16:41 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,12:13 WIB
KAI Laporkan Oknum Aksi Nekat Blokir Rel Kereta Api Ke Polresta Bandar Lampung
Selasa 31-03-2026,05:52 WIB
Yamaha Aerox SP 2026 Resmi Meluncur, Harga Rp50 Jutaan dengan Fitur Turbo yang Bikin Skutik Sporty Naik Kelas
Selasa 31-03-2026,06:01 WIB
Kuliah Gratis di China! Beasiswa SUSTECH 2026 Tanggung Biaya Hingga Lulus
Selasa 31-03-2026,05:54 WIB
Apple Uji Kamera 200 MP untuk iPhone, Upgrade Besar Tapi Diperkirakan Baru Hadir 2028
Selasa 31-03-2026,10:08 WIB
HUT ke-62 Provinsi Lampung, Wagub Jihan Nurlela Tegaskan Arah Lampung Maju dan Berdaulat Ekonomi
Terkini
Selasa 31-03-2026,16:19 WIB
Aksi Blokir Rel Kereta Api, Polresta Bandar Lampung Periksa 8 Orang
Selasa 31-03-2026,16:10 WIB
Pengurangan Pegawai Masih Tanda Tanya, BKPSDM Bandar Lampung Tunggu Arahan Terkait Efisiensi APBD
Selasa 31-03-2026,16:05 WIB
Jaga Pasokan Listrik Selalu Stabil, Polres Tulang Bawang Amankan Objek Vital di Daerah
Selasa 31-03-2026,15:59 WIB
Gerbong Mutasi Pemprov Lampung Bergerak, 20 Pejabat Dilantik
Selasa 31-03-2026,15:08 WIB