Bola Al Rihla yang Dipakai di Piala Dunia 2022 Qatar Ternyata Diproduksi Perusahaan Asal Indonesia

Rabu 23-11-2022,17:02 WIB
Reporter : Ajeng Monika Selis
Editor : Yuda Pranata

RADARLAMPUNG.CO.ID - Gelaran ajang sepak bola bergengsi yakni Piala Dunia 2022 yang dilaksanakan di Qatar nampaknya memang sudah dipersiapkan secara matang oleh pihak tuan rumah.

Dilansir Radarlampung.co.id dari laman informasi FIFA pada Rabu, 23 November 2022. Dalam catatan sejarah perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar menjadi ajang sepak bola termahal sepanjang sejarah dengan merogoh kocek hingga 220 miliar dollar AS atau sekitar Rp3.400 triliun.

FIFA diketahui telah menggunakan berbagai teknologi canggi dalam gelaran Piala Dunia 2022 Qatar, salah satunya adalah dengan menanam sensor canggih pada bola yang digunakan dengan tujuan membantu memudahkan wasit dalam pertandingan yang diawasinya.

Al Rihla menjadi nama bola yang dipakai dalam laga Piala Dunia 2022 Qatar kali ini, merupakan bola buatan Adidas yang memiliki teknologi baru bernama Semi-Automated Offside Technologi (SAOT).

BACA JUGA: Ditumbangkan Arab Saudi, Berikut 5 Fakta Menarik Laga Argentina vs Arab Saudi Semalam

Dengan menanamkan teknologi SAOT tersebut, nantinya segala jenis pergerakan dari bola Al Rihla akan terkoneksi langsung kepada wasit melalui sensor gerak bernama Internal Measurement Unit (IMU).

Jika segala jenis pergerakan bola lewat sensor Internat Measurement Unit (IMU) tersebut terkoneksi langsung kepada wasit, maka bola tersebut akan memberitahu terjadinya offside atau tidak yang dilakukan oleh pemain yang tengah bertanding di lapangan.

Saat digunakan bola Al Rihla akan mengirimkan data ke ruang operasi video sebanyak 500 kali per detik, sehingga memungkinkan pendeteksian yang sangat tepat terkait titik tendangan  yang dilakukan oleh para pemain.

Teknologi baru di ajang sepak bola dunia ini bisa memberikan peringatan offside otomatis kepada tim penyelenggara yang bertugas lewat video yang masuk ke ruang operasi video, setiap kali bola diterima oleh penyerang yang berada dalam posisi offside.

BACA JUGA:Kedua Tim Akan Tunjukkan Skill Terbaiknya, Ini Perkiraan Susunan Pemain Timnas Maroko vs Kroasia

Hal tersebut diklaim memungkinkan karena teknologi ini menggabungkan data pelacakan tungkai dan bola serta menerapkan kecerdasan buatan di dalamnya.

Namun demikian, sebelum memberitahu wasit yang bertugas di lapangan, petugas akan memvalidasi terlebih dahulu keputusan yang akan diusulkan dengan cara manual yakni memeriksa titik tendangan yang dipilih secara otomatis serta garis offside yang dibuat secara otomatis.

Validasi tersebut dilakukan berdasarkan pada posisi kaki pemain yang dihitung, di mana proses tersebut dapat terjadi dalam beberapa detik yang berarti keputusan offside dapat dibuat lebih cepat dan akurat.

Dibalik kecanggihan teknologi yang ditanam dalam Bola Al Rihla, si bola Piala Dunia 2022 Qatar. Siapa yang akan menyangka jika bola tersebut rupanya diproduksi oleh perusahaan lokal di tanah air.

BACA JUGA:Prediksi Pertandingan Piala Dunia 2022: Timnas Maroko vs Kroasia

Kategori :