Pelaksana Jalan Negara wilayah II Lampung, Akui Minim Anggaran Pemeliharaan dan Perbaikan Jalan di Lampura

Senin 06-03-2023,17:46 WIB
Reporter : Fahrozi Irsan Toni
Editor : Yuda Pranata

Untuk perbaikkan kerusakan jalan jenis rigid beton yang berada di atas gorong - gorong itu, telah mengalami kerusakan parah hingga dijelaskannya perlu penanganan serius. Seperti tanah tergerus, bagian sisi - sisi (hook) yang rusak dan lainnya.

"Jelas maksimal penanganannya, kalau tidak mau rusak lagi. Disitu ada pergantian "hook", juga penimbunan karena membuat lubang yang dalam," jelasnya.

Saat dimintai tanggapan mengenai pekerjaan rutin (pemeliharaan) terhadap Jalan Lintas Tengah Sumatera (negara) itu, dia tidak dapat menjelaskan secara pasti. Sebab, dengan keterbatasan anggaran, pemerintah harus lebih jeli melihat.

BACA JUGA:Jaga Kamtibmas, Polres Lampura dan Kodim 0412 Gelar Patroli Bersama

Dia mengklaim telah melakukan perbaikkan - perbaikkan kecil atau rutin di sana. Yang dilaksanakan dalam satu tahun 2 - 3 kali, namun diakuinya belum maksimal karena keterbatasan anggaran.

"Seperti peaching - peaching misalnya dispot - spot yang telah ditentukan, paling tidak itu 2 - 3 kali/tahunnya. Itu kita lakukan perbaikkan, namun tadi dipusat juga anggarannya terbatas, jadi kalau kerusakannya ringan dan sedang mungkin lebih diprioritaskan ditempat lain," kata dia.

Ketika ditanya, minimnya  perbaikan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kabupaten Lampura, pihaknya mengklaim telah maksimal.

Minimalnya anggaran, kata dia, membuat jalan Nasional di sejumlah Kabupaten, khususnya di  di wilayah Lampura tidak dapat di kaper semua.

BACA JUGA:Dua Pemuda Bandar Ganja Diringkus Polisi

"Kita maksimalkan untuk perbaikan yang sifatnya prioritas. Seperti jalan yang di tinjau ini, memang sudah sepantasnya ada perbaikan menyeluruh," tegasnya.

Sementara, Kepada Dinas PUPR Lampura Kadarsyah, mengaku telah mengusulkan empat ruas jalan Nasional yang memiliki prioritas harus ada perbaikan di tahun 2023 ini.

Mengingat kondisi tersebut, sudah sangat parah dan tidak dapat di tunda lagi perbaikannya.

 

"Bisa dilihat sendiri, terdapat empat titik jalan Nasional kita yang harus ada perbaikan. Salah satunya jalan yang saat ini ditinjau," terangnya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau agar pengguna jalan terlebih kepada truk tronton yang memiliki over kapasitas dilarang melintas. Untuk jalan Nasional kita, pihaknya menentukan tonase dari maksimal 16 tone.

BACA JUGA:Kartu Prakerja Gelombang 49 Sudah Dibuka, Cek Dashboard Sekarang

Kategori :