Gawat! Sungai Eufrat Mengering, Sungai di Afganistan Ikut Surut

Kamis 25-05-2023,17:20 WIB
Reporter : Widisandika Budiman
Editor : Widisandika Budiman

Al Sudani memperingatkan bahwa kekurangan air yang diperparah oleh perubahan iklim akan memiliki dampak besar di Irak. 

Selain itu, kondisi kekeringan sungai ternyata juga terjadi di Afghanistan. 

Penduduk di provinsi Helmand di Afghanistan melaporkan kerugian besar akibat kekurangan air. 

BACA JUGA:Hubungan Imam Mahdi dan Terbelahnya Sungai Eufrat yang Memunculkan Bukit Emas

 

Pertanian merupakan sumber pendapatan utama dan satu-satunya di wilayah tersebut. 

Mengutip laporan theprint.in, satu-satunya sungai di wilayah Musa Qala di tenggara provinsi Helmand telah mengering.

Kondisi ini membuat penduduk setempat menghadapi kesulitan dan merasa prihatin. 

BACA JUGA:Jadi Tanda-tanda Kiamat, Ini Penyebab Danau Tiberias di Israel Mengering

 

Abdullah, seorang petani, mengalami kerugian besar karena panennya hancur akibat kekurangan air di sana. "Di Helmand, air sangat langka. Air sumur juga menurun. Anda bisa melihat bahwa panen gandum di sini mengering karena kekurangan air," ujar Abdullah.

Warga meminta pemerintah setempat untuk mengatasi tantangan ini, namun belum ada perbaikan yang signifikan bagi petani di wilayah tersebut. 

"Di sini ada kebun almond yang dulunya bagus. Namun, karena kekurangan air, pohon-pohon almond itu mati," ungkap Abdul Ahad, seorang petani lain di Helmand. 

BACA JUGA:Misteri Ilahi, Kiamat Ditetapkan Hari Jumat, Benarkah?

 

Seorang warga Kabul juga mengekspresikan kekecewaannya atas situasi yang terjadi di Helmand, "Anda dapat melihat dengan jelas kondisinya di sini - tidak ada air untuk diminum."

Kategori :