Perwira tinggi polisi asal Lampung Barat yang menjadi jenderal bintang dua.
Ike Edwin menduduki beberapa jabatan strategis di kepolisian.
Di antaranya Kasat Ekonomi Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya.
Kemudian menjadi Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido Polda Metro Jaya.
Ike Edwin juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan.
Selanjutnya beralih menjadi Kapolda Lampung ketika masih menjadi Brigadir Jenderal atau jenderal bintang satu.
BACA JUGA: Mengenal Kebiasaan Unik Kura-Kura Matahari Eksotis Spesies yang Suka Berjemur
Jenderal bintang dua ini memelopori program Anjau Silau, yakni program silaturahmi warga.
Kemudian program polisi berkantor di luar. Di mana, dalam kegiatan ini, satuan wilayah menerima pengaduan dan aspirasi masyarakat secara langsung.
Ike Edwin kemudian beralih ke Mabes Polri. Ia pensiun dengan pangkat Inspektur Jenderal.
4. Inspektur Jenderal (Purn) Firman Gani
BACA JUGA: Kumpulan Kampung Unik di Indonesia yang Penuh Kejutan dan Tanda Tanya, Cek Apa Sajakah?
Tidak hanya pernah memimpin empat kepolisian daerah (Polda).
Irjen Firman Gani juga adalah satu satu penggagas pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror Polri.
Jenderal bergelar Sutan Pengiran mengawali karir sebagai Komandan Peleton Brigade Mobile (brimob) pada tahun 1975.